Quantcast
Category

Live

Category

Ada satu pertanyaan sederhana yang harus anda tanyakan untuk merubah masalah anda menjadi sebuah kesempatan. Dan percaya atau tidak, anda bisa menemukan pertanyaan itu di dalam sebuah film yang dimainkan John Belushi. Film yang berjudul Continental Divide tiba-tiba menghilang saat pertama kali muncul 30 tahun yang lalu di pasaran, dan itu sangat disayangkan. Tentu, plot film itu sangatlah buruk sehingga IMDB menuliskan “Seorang jurnalis sombong dari Chicago berselingkuh dengan peneliti burung elang.” Dan di film ini, Belushi tidak terlihat seperti pemeran utama film ini. Namun, film ini masih memilik dua hal yang bisa kita apresiasikan: Sebuah naskah cermelang yang ditulis oleh Lawrence Kasdan (Raiders of the Lost Ark, The Big Chill) dan Sebuah dialog yang harus anda gunakan pada diri anda sendiri setiap kali anda dihadapkan dengan sesuatu yang tidak menyenangkan. Blair Brown peneliti burung elang yang saya sebutkan tadi mengajak Belushi ke alam liar dan saat pertama kalinya Belushi…

“Kita biasanya melewatkan kesempatan karena kesempatan itu biasanya terlihat seperti sebuah masalah.” – Thomas A. Edison Gandhi tidak berjuang untuk kemerdekaan India. Kerajaan Inggris yang melakukan semua pertarungan dan perjuangan kemerdekaan India. Itulah bagaimana kerajaan Inggris kehilangan India. Tentu semua itu sudah direncanakan. Kampanye satyagraha Gandhi dan demonstrasi halus yang ia lakukan menunjukkan bahwa tindakan itu ternyata banyak artinya.  Bertindak bukan berarti harus selalu bergerak maju. Tindakan juga bisa berarti berdiam dan menunjukkan ketenangan dan kesabaran di tengah kesulitan. Tindakan juga bisa berarti berpegang teguh pada pendirian kita. Terkadang anda harus menyelesaikan masalah anda bukan dengan menyerang masalah itu, tapi dengan berserah dan membiarkan masalah itu menyerang anda. Anda dapat memanfaatkan tindakan negatif orang lain untuk melindungi atau bahkan menguntungkan diri anda sendiri. Gandhi yang tidak mempunyai kekuatan atau pengaruh apapun dibandingkan Kerajaan Inggris menggunakan kelemahannya dan menunjukkan tirani Kerajaan Inggris kepada dunia. Ia berkata kepada negara dengan kekuatan militer tertinggi,…

“Abis lulus kuliah, gue bakal kerja di Ogilvy & Mather dan menghasilkan 3000 dolar!” kataku dengan mata berbinar-binar dan suara yang lantang. Tony dan Richard mengangguk-anggukkan kepala mereka setengah takjub, setengah terkejut dengan mimpiku untuk bekerja di salah satu perusahaan periklanan terpopuler di Singapura saat itu. Saat itu aku berumur 21 tahun dan beberapa bulan lagi aku akan lulus kuliah. Tiga tahun terakhir ini aku sudah berusaha untuk mengumpulkan berbagai pengalaman dan memoles resume ku sehingga aku bisa bekerja di Ogilvy & Mather Singapura. Namun, setengah tahun kemudian, aku menemukan diriku sendiri pulang ke Semarang, bekerja meneruskan pabrik kayu ayahku. Sebuah pekerjaan yang sebenarnya sangat enggan untuk aku lakukan. Mimpiku untuk bekerja di Ogilvy & Mather menjadi kenangan dan aku menjalani hari-hariku di Semarang dengan berat hati… Aku mulai bertanya pada diriku sendiri apa yang aku lakukan disini? bagaimana dengan tujuan hidupku? Menemukan Tujuan Hidup Anda Dimanapun anda berada saat…

“Integritas adalah melakukan hal yang benar, mengetahui bahwa tidak ada orang yang tahu apakah anda melakukannya atau tidak”- Oprah Winfrey Setelah duduk di kursi kepresidenan Amerika Serikat, presiden Andrew Johnson sering bercerita dengan bangga tentang masa lalunya sebagai seorang penjahit sebelum memasuki dunia politik.  Ia  seing berkata, “pakaian saya tidak pernah sobek atau rusak.” Suatu hari saat ia masih berkampanye, seseorang pernah mencoba untuk mempermalukannya di depan umum, berteriak tentang bagaimana ia tidak berhak menjadi presiden karena masa lalunya yang kelam. Johnson hanya menjawab dengan santai: “Hal itu tidak mengusikku sama sekali; karena saat saya menjadi penjahit, saya memiliki reputasi sebagai penjahit yang handal, membuat jahitan yang rapi, tidak pernah datang terlambat, dan selalu menghasilkan jahitan yang berkualitas.” Presiden lain, James Garfield, membayar perguruan tingginya dengan membujuk kepala sekolahnya, Western Reserve Eclectic Institute untuk menjadikannya pembersih sekolah sebagai ganti uang sekolahnya. Ia melakukan pekerjaan itu setiap hari dengan penuh senyuman…

“Jika orang tahu seberapa sulitnya saya harus bekerja untuk mendapatkan keahlian ini, karya saya tidak akan terlihat seindah itu.” – Michaelangelo Apakah anda merasa terjebak, tidak bisa bergerak maju ke arah tujuan yang anda inginkan? Apakah anda menahan diri anda sendiri dari memberikan yang terbaik di setiap aktivitas yang anda lakukan? Apakah melakukan yang terbaik membawa anda kebahagiaan? Apakah anda biasanya memberikan yang terbaik, ataukah ada sesuatu yang menghalangi keinginan anda untuk mencapai kesempurnaan? Saat kita melihat kebanyakan anak kecil belajar untuk berjalan, mereka biasanya terlihat sangat serius untuk menekuni aktivitas itu. Kenyataan bahwa mereka terus jatuh dan jatuh sepertinya tidak mempengaruhi tekad mereka. Namun apa yang terjadi jika setiap kali anak itu jatuh, kedua orangtuanya menjadi marah dan mulai memaki-maki anak itu karena ia jatuh, mempermalukan anak itu karena dia jatuh? Biasanya anak itu akan menjadi takut untuk mencoba berjalan lagi, dan kemampuan berjalan mereka tidak akan berkembang. Saya…

“Kesempurnaan adalah sebuah proses yang terus berlanjut, bukan sebuah kecelakaan.” – A.P.J. Abdul Kalam Pelatih Nick Saban tidak sering mengatakannya, namun semua asisten dan pemainnya hidup di bawah prinsip ini. Mereka mengatakannya untuk Saban, mentato prinsip itu di depan otak mereka dan di setiap langkah yang mereka ambil, karena hanya satu kata itu yang bertanggung jawab atas kesuksesan mereka: proses. Saban kepala pelatih tim sepak bola Amerika Universitas Alabama – mungkin salah satu tim universitas paling kuat di sejarah sepak bola Amerika- tidak meminta pemainnya untuk fokus pada satu hal yang biasanya ditekankan oleh pelatih lain. Ia mengajari pemain-pemainnya untuk menghargai proses permainan itu. “Jangan berpikir untuk memenangkan kejuaraan SEC. Jangan pikirkan tentang kejuaraan nasional. Pikirkan apa yang harus anda lakukan di sesi latihan ini, permainan ini, saat ini. Itulah proses: Mari kita berpikir tentang apa yang bisa kita lakukan sekarang, tugas yang ada di depan mata kita.” Di dalam…

Kita semua memiliki seorang teman yang berkata, “Saya dulu memiliki sebuah ide untuk membuat sebuah bisnis online seperti GO-JEK. Jika saja saya memutuskan untuk meneruskan ide itu, saya akan menjadi seorang konglomerat!” Pemikiran seperti itu sangatlah menyedihkan dan menggelikan, Memiliki sebuah ide untuk sebuah bisnis tidak ada hubungannya dengan memiliki sebuah bisnis. Ide itu murah, apa yang anda lakukan dengan ide itu adalah apa yang paling penting, bukan apa yang anda pikir, katakan, atau rencanakan. Apakah anda pikir ide anda berharga? Cobalah jual ide itu ke orang lain dan lihat kompensasi seperti apa yang akan anda dapatkan. Tidak banyak adalah jawabannya. Sampai anda benar-benar melakukan sesuatu, ide cemerlang anda hanyalah sebuah ide. Dan semua orang memiliki sebuah ide. Ide Itu Murah, Buatlah Sesuatu Stanley Kubrick memberikan nasihat in kepada anak-anak muda yang ingin menjadi seorang sutradara: “Carilah sebuah kamera dan sebuah cerita dan buatlah sebuah film, apapun itu.” Kubrick tahu…

“Anda tahu siapa anda? Jangan bertanya. Bertindak! Tindakan anda akan mendefinisikan jati diri anda”- Thomas Jefferson Amelia Earheart ingin menjadi pilot yang terkenal. Namun, ia terlahir di tahun 1920an, sebuah zaman dimana orang-orang masih berpikir bahwa wanita adalah makhluk lemah yang rapuh dan tidak memiliki kesempatan untuk sukses. Hak pemilihan suara untuk kaum wanita saja baru diperbolehkan beberapa tahun yang lalu. Ia tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dengan menjadi seorang pilot, jadi ia memutuskan untuk bekerja sebagai pekerja sosial. Lalu, suatu hari telepon di rumahnya berbunyi. Orang yang meneleponnya menantang Amelia untuk melakukan sesuatu yang bisa dibilang cukup gila. Tawaran itu terdengar mencemooh, pria itu berkata sesuatu seperti ini: kami menemukan seseorang yang mau membiayai pilot wanita yang mau melakukan penerbangan trans-atlantik. Pilihan pertama kita mundur. Anda sebenarnya tidak akan benar-benar menerbangkan pesawat itu, kita akan mengirim dua pilot laki-laki untuk terbang bersama anda. Kita tidak akan membayar anda. Oh, dan…

Zaman dahulu kala, hidup seorang pandai besi yang memutuskan untuk menyerahkan kekayaannya dan hidup untuk Tuhan. Selama beberapa tahun, ia bekerja keras dan berusaha menolong orang-orang yang ada di sekitarnya, namun disamping segala pengabdiannya pada Tuhan, kehidupannya malah menjadi semakin parah. Masalah-masalah terus bermunculan dan hutangnya semakin bertambah banyak. Suatu hari, sahabatnya mendatangi rumahnya dan, merasa kasihan pada kondisi kehidupannya, ia berkata: “Aku mendapati ini semua aneh. Beberapa tahun yang lalu, aku melihatmu mengabdikan hidupmu pada Tuhan. Namun, bukannya menjadi lebih baik, kehidupanmu malah menjadi lebih buruk. Aku tidak ingin menggoncangkan imanmu, namun disamping kepercayaanmu pada Tuhan, hidupmu terlihat lebih buruk dari sebelumnya.” Si pandai besi tidak langsung menjawab temannya itu, ia sering memikirkan hal yang sama, dan sampai sekarang ia masih belum bisa menemukan jawabannya. Ia ingin memberikan sahabatnya itu sebuah jawaban, ia mulai berbicara dan pelan-pelan ia menemukan jawaban yang ia cari. Ini adalah apa yang ia katakan: “Besi…

Menyadari bahwa manusia di dunia ini mulai berhenti mempercayai hal-hal gaib, setan memutuskan untuk mengobral alat-alat yang ia gunakan untuk menjatuhkan manusia ke dalam dosa. Ia menaruhkan sebuah iklan di surat kabar dan menghabiskan hari-hari berikutnya melayani pelanggan-pelanggan yang datang ke toko kecilnya. Ada berbagai benda-benda gaib menarik yang dijual di toko itu: sebuah batu yang bisa menjatuhkan orang-orang saleh, cermin yang bisa menambahkan keegoisan seseorang, dan kacamata yang merendahkan nilai orang lain. Tergantung di tembok yang membelakanginya adalah benda-benda kramat seperti: pisau berwarna hijau berbentuk melengkung yang bisa digunakan untuk menusuk orang dari belakang, dan sebuah alat perekam suara yang hanya bisa menyimpan gosip dan kebohongan. “Jangan takut soal harga!” teriak setan tua ke setiap pelanggan yang ia temui. “Bawalah barang-barang itu sehari dan bayar saya saat kamu sudah mampu!” Seorang pelanggan menyadari dua alat yang disingkirkan dan ditaruh di ujung toko. Kedua benda itu tidak terlihat spesial, namun…