Quantcast
Category

Live

Category

Aku sedang berada di kantor baruku yang masih berumur enam bulan. Di depanku, duduk partner bisnisku yang juga merupakan teman sekolahku dulu. Setelah lima detik yang panjang, aku akhirnya berhasil mengatakan kata-kata itu… “Kayaknya kita mending berhenti melakukan semua ini deh…” kataku dengan berat hati. Partner bisnisku hanya menatapku sejenak lalu menganggukkan kepalanya. Beberapa hari setelah itu, kami memutuskan untuk mengecilkan bisnis kami dan selang beberapa bulan kemudian, kami memutuskan untuk menutup bisnis itu untuk selamanya… Sesuatu yang tidak pernah aku bayangkan akan aku lakukan enam bulan yang lalu… ### Itu adalah hari-hari terakhirku di Fvour media, sebuah perusahaan digital marketing yang aku dirikan bersama teman sekolahku. Seperti kebanyakan anak-anak muda yang terinspirasi oleh entrepreneur-entrepreneur cilik yang memulai berbagai bisnis berdasarkan passion mereka, kami terinspirasi untuk melakukan hal yang sama. Kami memutuskan untuk memulai sebuah Digital Marketing Agency di Semarang dan awalnya, kami berpikir bahwa bisnis kami akan sukses jaya.…

Oke, aku yakin setelah membaca post tentang 3 Rencana Kehidupan dan Eksperimen Hidup, kamu kurang lebih sudah mempunyai gambaran yang lebih jelas tentang karier yang kamu inginkan. Namun, gambaran-gambaran ini tidak cukup untuk menciptakan sebuah karier. Kamu harus membuat pilihan yang tepat, dalam artian bukan pilihan yang 100% benar (karena pilihan seperti itu tidak ada), tetapi sebuah pilihan yang mantap. Sebuah pilihan yang kamj percayai. Sebuah pilihan yang membuat hatimu tenang. Dan membuat pilihan seperti itu membutuhkan sebuah keahlian tersendiri. Sebuah keahlian yang akan kita bedah di post ini. Kenapa Kita Harus Membuat Pilihan? Saat kita masih kecil dulu, keinginan kita sepertinya tidak ada habisnya. Kita selalu menginginkan mainan baru, gadget baru, baju baru, atau dalam kasus tertentu, pacar baru. Dan anak-anak kecil biasanya bisa bertingkah seperti itu karena mereka masih belum tahu bahwa ada harga yang harus mereka bayar untuk mendapatkan sesuatu. Mereka hanya belum merasakannya. Mereka tidak perlu…

Menurut sebuah riset, kita akan menghabiskan paling tidak 90,000 jam dari waktu kita di dunia ini bekerja. Itu artinya ⅓ waktu kita di dunia ini akan habis bekerja… Inilah mengapa menentukan pekerjaan apa yang ingin kita lakukan di dunia ini sangatlah penting. Jika kita tidak menanggapi isu ini dengan serius, kehidupan kita akan menjadi jauh lebih menyedihkan daripada karakter-karakter protagonis di kebanyakan sinetron Indonesia. Dan dalam kasus ini, ibu tirimu adalah pekerjaanmu… Brrrr!! Nah masalahnya, saat kamu mencoba untuk mencari pekerjaan idealmu dan mulai menjelajahi pilihan-pilihan yang ada, berbagai pertanyaan seringkali akan mulai bermunculan di kepalamu. Apakah mengejar mimpi-mimpiku akan membuat aku lebih bahagia? Apakah mimpi-mimpi ini hanya akan membuang-buang waktuku? Menjadikanku orang gagal yang hidup sendirian di sebuah gubug reyot dengan seekor kucing? Percaya tidak percaya hal ini adalah ketakutan umum yang dirasakan banyak anak muda di dunia ini. Bahkan Steve Jobs muda pun sempat merasakan ketakutan ini. Ia…

Minggu lalu kita sudah membahas bagaimana menemukan keunikan kita adalah kunci untuk menemukan pekerjaan impianmu. Kita juga membahas bagaimana menemukan pekerjaan impianmu adalah sebuah proses panjang yang terkadang mengharuskan kita untuk mengorbankan sesuatu. Nah pertanyaannya adalah, bagaimana kita mengaplikasikan prinsip-prinsip itu dan menemukan pekerjaan impianmu? Gali Masa Lalumu Seperti yang sudah kita bahas minggu lalu, cara paling mudah untuk menemukan keunikan kita adalah dengan menggali masa lalu kita dan menilik kembali ketertarikan masa kecil kita. Coba ingat-ingat aktivitas seperti apa yang membuatmu tidak keberatan untuk melakukannya berkali-kali, sebuah subjek yang mengaduk rasa penasaranmu, sesuatu yang membuatmu bersemangat hingga kamu lupa diri dan ngompol di kelas. Keunikan ini sudah ada di dalam dirimu, jadi kamu tidak perlu bingung untuk mencarinya kemana-mana lagi. Kamu hanya perlu menggali masa lalumu dan menemukan apa yang sudah terpendam di dalam hatimu selama ini. Berhenti membaca post ini sejenak, tutup matamu, dan coba ingat-ingat aktivitas apa…

Seperti yang sudah aku tulis minggu lalu, hidup itu pendek. Cepat atau lambat kematian akan mendatangi kita semua. Itulah kenapa kita harus menggunakan waktu kita di dunia ini dengan baik dan melakukan sesuatu yang berarti. Nah, pertanyaannya adalah apa itu artinya melakukan sesuatu yang berarti? Apakah itu berarti keluar dari pekerjaan kantormu yang super membosankan dan mengikuti sebuah organisasi nil laba yang berusaha untuk menyelamatkan dunia? Apakah itu berarti belajar karate dan menciptakan kostum kelelawar untuk melawan kejahatan? Well, tidak juga. Jawaban dari pertanyaan itu jauh lebih sederhana dari dugaanmu. Melakukan sesuatu yang berarti bisa ditafsirkan sebagai menemukan sebuah pekerjaan yang berarti… Coba pikir sejenak. Kita akan menghabiskan ⅓ waktu kita di dunia ini bekerja. Dalam konteks ini, pekerjaan itu sendiri bisa berarti pekerjaan yang dibayar atau tidak dibayar seperti mengasuh anak atau memimpin sebuah organisasi sosial. Jika kamu adalah seperti kebanyakan manusia di dunia ini, ini adalah kenyataan sehari-harimu.…

Berita Kematian… Gue sedang makan siang, menikmati campuran dada ayam rebus, tumis bayam, dan nasi merah, saat salah satu staf gue tiba-tiba menggebrak pintu kantor gue dan masuk dengan tergesa-gesa. Wanita yang biasanya selalu tersenyum ramah itu terlihat panik dan ia seolah-olah telah menjadi satu atau dua tahun lebih tua. “Pak kamu nggak akan percaya apa yang baru aku dengar…” katanya sedikit terbata-bata. Ayahku yang saat itu sedang menggigit ikan lele di sebelahku langsung ‘melepehkan’ ikan itu ke piringnya dan menatap stafku dengan mata was-was. “Mmmenapa?” Tanya Ayahku dengan mulut penuh. (Kenapa?) Wanita yang telah menjadi staf perusahaan keluarga kami selama hampir tujuh tahun itu menelan ludahnya lalu berkata “Febri mati Pak, digilas truk…” sahut staff perusahaanku setengah bergidik. Febri adalah salah satu staff perusahaan kami yang lain, dan di hari itu, ia meninggal ditabrak dan digilas sebuah truk. ### Aku tidak ingat apa yang terjadi setelah itu. Yang jelas,…

Rasa tanggung jawab bukanlah sebuah sifat yang datang dengan sendirinya. Rasa tanggung jawab atas kehidupan kita adalah sesuatu yang kita dapatkan seiring berjalannya waktu- saat kita mulAI bersekolah, dan bertambah dewasa. Rasa tanggung jawab itu bisa lahir dari anggota keluarga kita, teman, atau sesuatu yang kita lihat di TV. Namun, hal-hal ini masih belum tentu menjadikan anda orang yang bertanggung jawab. Pada akhirnya,  rasa tanggung jawab anda sangat bergantung pada pilihan yang anda buat. Andalah yang dapat memilih pola pikir, tindakan, dan kata-kata anda. Menjadi Orang yang Bertanggung Jawab Bertanggung jawab atas kehidupan kita sendiri adalah sebuah keahlian. Anda sebenarnya bisa memilih untuk menjadi orang yang lebih bertanggung jawab. Ada beberapa cara kita bisa mulai belajar untuk bertanggung-jawab dengan kehidupan kita dan menjadi dewasa. Anda dapat mulai bertanggung-jawab dengan kehidupan anda dengan merubah tindakan-tindakan anda. Contohnya, alih-alih memilih untuk bermalas-malasan, anda bisa bangun lebih pagi setiap harinya, atau alih-alih menghabiskan…

“Ini adalah sebuah pesan untuk orang-orang gila, anak-anak aneh, para pemberontak, pembuat onar, pasak melingkar di sebuah lubang kotak… orang-orang yang melihat dunia dengan cara yang berbeda, orang-orang yang tidak menyukai peraturan… Anda bisa mengutip mereka, membantah mereka, memuja, atau bahkan menjelek-jelekkan mereka, namun anda tidak akan pernah bisa mengabaikan mereka karena mereka adalah orang-orang yang merubah dunia… mendorong kemajuan umat manusia, dan walau beberapa orang menganggap mereka sebagai orang gila, kita melihat mereka sebagai jenius, karena orang-orang gila yang berpikir mereka akan merubah dunia adalah orang-orang yang akan merubah dunia”- Steve Jobs Pria dan wanita yang membuat perubahan-perubahan paling besar di dunia ini adalah orang-orang gila. Mereka adalah orang-orang yang memiliki sebuah ide dan pemikiran unik yang tidak bisa digoyahkan oleh peraturan-peraturan dan standar dunia ini. Orang-orang berkarakter kuat yang tidak bisa diubah oleh tekanan budaya, lingkungan, dan sosial. Pola-pola ini bisa anda lihat pada kehidupan orang-orang tersukses di…

Suatu hari, seorang petani meminta seorang biksu untuk mendoakan istrinya yang sakit. Biksu itu mulai berdoa, memohon buddha untuk menyembuhkan semua orang yang sakit. “Tunggu sebentar.” Pekik petani itu. “Aku meminta kamu untuk mendoakan istriku, tapi kenapa kamu malah mendoakan semua orang yang sakit?” “Aku juga berdoa untuk istrimu.” Jawab biksu itu. “Ya, tapi kamu berdoa untuk semua orang. Bisa-bisa kamu membantu menyembuhkan tetanggaku yang juga sedang sakit. Aku bahkan tidak menyukai dia.” kata petani itu setengah jengkel. “Kamu tidak mengerti sedikit pun tentang penyembuhan.” jawab biksu itu, pelan-pelan meninggalkan ladang si petani. “Dengan mendoakan semua orang yang sakit, doaku menambahkan doa jutaan orang lain yang juga sedang mengharapkan kesembuhan. Bersama-sama, suara itu akan semakin kuat dan mencapai Buddha, menguntungkan semua orang. Sendiri-sendiri, suara ini akan kehilangan kekuatannya dan tidak kemana-mana. Interpretasi: Tuhan membantu orang yang membantu orang lain. Cara paling cepat  mendapatkan apa yang anda inginkan adalah membantu…

Temukan passion anda! Pekerjaan tanpa passion adalah pekerjaan yang tidak berarti! Passion adalah harta anda! Beberapa tahun terakhir ini banyak motivator, success coach dan lifestyle blogger menganjurkan pengikutnya untuk menemukan passion mereka untuk hidup yang lebih baik. Dalam konteks ini passion adalah gairah yang anda rasakan saat anda melakukan sesuatu yang anda cintai. Kebanyakan para ahli ini menggambarkan bahwa pekerjaan yang membangkitkan passion anda akan terasa mudah, menyenangkan, dan membawa kelimpahan. Akibatnya banyak orang keluar dari pekerjaannya tanpa pikir panjang, memutus hubungan dengan pasangan mereka, dan memutuskan untuk keliling dunia. Semua demi menemukan passion mereka. Namun, setelah berbulan-bulan mencari passion mereka, orang-orang ini bukannya merasa lebih bahagia, mereka malah  merasa semakin bingung. Beberapa pekerja professional yang kemudian memutuskan untuk mengikuti passion-nya mulai menyadari bahwa bekerja di dalam passion mereka tidaklah semudah bayangan mereka. Sementara orang-orang yang berhasil menemukan pekerjaan yang mereka cintai mulai menyadari bahwa passion tidak menjamin hidup yang…