Quantcast
Category

Love

Category

Seorang guru bijak bernama Saadi dari Shiraz sedang berjalan menyusuri sebuah jalan bersama murid-muridnya saat ia melihat seorang pria mencoba untuk membuat keledainya untuk bergerak. Saat binatang itu tidak mau bergerak juga, pria itu mulai memaki-maki keledai itu dengan kata-kata kotor yang tidak pantas di tuliskan di post ini. “Jangan bodoh,” kata Saadi. Keledai itu tidak akan pernah memahami bahasamu. Kamu hanya akan bisa menggerakkannya saat kamu sudah tenang dan mengetahui bahasanya.” Dan setelah ia berjalan jauh, ia mengingatkan murid-muridnya: “Sebelum kalian berdebat dengan seekor keledai, ingat apa yang baru saja kamu lihat.” Kunci kebahagiaan: Mendengar dan memahami lawan bicara kita adalah cara terbaik untuk memenangkan perdebatan apapun. Saat anda memahami, anda akan dipahami. Jangan berdebat dengan keledai. Jika anda mendapati tips ini bermanfaat dan ingin mendapatkan artikel-artikel terbaru saya lebih cepat, subscribe ke box dibawah ini atau like Facebook saya.

Kehidupan yang bahagia bisa diartikan sebagai kehidupan yang terbebas dari beban-beban hidup. Kebahagiaan bisa ditandai dengan kesatuan. Saat kehidupan anda konsisten dengan nilai-nilai anda, kehidupan terasa sederhana. Hasilnya, kita merasa bebas. Hal ini membuat kita bisa fokus pada hal-hal terpenting di kehidupan kita. Kesederhanaan tidak bisa kita capai tanpa kejujuran. Kejujuran bisa hidup tanpa kesederhanaan, tapi kesederhanaan tidak bisa hidup tanpa kejujuran. Coba pikirkan sejenak. Setiap kali kita tidak jujur, kita menciptakan realita yang berbeda. Dan suatu hari, kita akan dipaksa untuk hidup di dalam dua dunia itu: dunia yang sebenarnya dan dunia yang kita ciptakan. Di sisi lain, saat kita memilih kejujuran di setiap aspek kehidupan kita, termasuk pernikahan, bisnis, dan hubungan kita, kita hidup di dalam kehidupan yang sama dengan kenyataan. Kejujuran akan menyebabkan kesederhanaan yang kemudian membawa kebahagiaan. Namun, kebohongan akan menciptakan konflik- sesuatu yang bertolak belakang dengan kejujuran. Coba pikirkan manfaat kehidupan yang jujur: Teman-teman yang…

Anda tidak akan bisa mencapai kesuksesan sendirian. Dengan ide itu di kepala anda, saya ingin menawarkan beberapa tips yang telah membantu banyak orang sukses membangun hubungan yang lebih baik. Mari kita mulai dengan kebaikan. Seberapa banyak anda harus berbuat baik? Sebanyak-banyaknya. Kepada siapa anda harus berbuat baik? Kepada semua orang yang anda temui. Dari sopir taxi, pelayan hotel, waiter, penjaga toko, hingga orang-orang di jalanan, di kantor, dan di rumah anda. Berbuat baiklah kepada semua orang. Kebaikan akan membawa pengaruh yang besar. Mungkin seseorang sedang memiliki hari yang buruk namun, anda tidak mengetahui hal itu. Ia merasa sedih dan secara tidak sengaja anda menawarkan beberapa kata-kata penghiburan. Mungkin kata-kata itu hanya berupa, “Halo, apa kabar?” Mungkin itu hanya berupa mendengarkan apa yang ia katakan. Namun, kata-kata dan perhatian anda bisa merubah hari seseorang. Anda mungkin membuat mereka merasa lebih baik dan dibutuhkan. Saat anda memberikan kebaikan, kebaikan itu tidak hilang.…

Krisis ekonomi yang terjadi beberapa tahun terakhir telah memotivasi banyak institusi, termasuk sekolah menengah dan universitas, untuk memikirkan produk atau program yang mereka tawarkan sementara mereka mencari cara-cara baru untuk mengatur sumber daya yang sudah mereka punyai secara efektif. Entah itu “program prioritas atau “pengalihan tenaga kerja,” perubahan-perubahan itu adalah sebuah proses menyakitkan karena para staf harus menunjukkan bukti bahwa tim mereka telah membuat organisasi tersebut menjadi lebih baik. Memprioritaskan Hubungan Dengan Mengukur Hubungan Anda Namun, seberapa menyakitkan proses tersebut, hal ini juga berlaku untuk hubungan-hubungan kita. Mengevaluasi sebuah sistem, mengatur waktu anda, dan memilih hubungan yang memberikan kepuasan tertinggi adalah sebuah tindakan yang sangat masuk akal. Melihat kehidupan dan interaksi anda secara objektif bisa memberikan anda data yang anda butuhkan untuk memberikan prioritas dan menata waktu dan tenaga anda. 7 Cara Mengukur Hubungan Anda Sebelum anda memberikan prioritas terhadap beberapa hubungan anda, berikut adalah beberapa cara bagaimana anda mengukur…

Hubungan kita adalah salah satu aspek paling penting untuk membangun kehidupan yang lebih bahagia. Berbicara dengan teman dekat kita bisa menjadi salah satu pengalaman paling intim yang bisa kita rasakan. Namun, kita biasanya tidak menghargai pembicaraan ini seperti seharusnya: kita tidak cukup memperhatikan orang-orang terpenting kehidupan kita. Seperti bagaimana kita menggunakan filosofi Minimalisme untuk mengurangi hal-hal yang berlebihan, kita bisa menggunakan filosofi Minimalisme untuk mengurangi pembicaraan-pembicaraan yang berlebihan untuk fokus pada pembicaraan-pembicaraan yang lebih berarti. Pikirkan 7 tindakan di bawah ini: Pastikan kata-kata anda bermanfaat. Anda tidak perlu berkata banyak, anda hanya perlu memastikan bahwa kata-kata anda menambah nilai di dalam pembicaraan anda. Sangatlah penting untuk menyadari apa yang anda katakan, dan yang lebih penting lagi, mengapa anda mengatakannya. Kembangkan kota kata anda. Mempelajari berbagai kota kata baru akan membuat kata-kata yang keluar dari mulut anda lebih tepat, dan ketepatan akan membuat kita bisa menjelaskan apa yang kita maksud dengan…

Di sebuah zaman di mana memiliki ratusan teman di Facebook adalah sesuatu yang sangat mudah, persahabatan yang dibangun atas rasa hormat, kesamaan, dan pengalaman yang sama menjadi sesuatu yang sangat sulit ditemukan di dunia modern. Kita bisa dengan mudah berbicara dengan siapapun online, namun apakah itu membuat mereka menjadi seorang teman dan teman sejati kita? Di sisi lain, teman-teman yang anda pikir bisa anda percayai di kehidupan nyata bisa menjadi orang-orang yang terasa dingin, aneh, dan tidak bisa diandalkan daripada orang-orang yang anda temui di dunia digital. Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang memiliki ribuan teman Facebook pun hanya akan memiliki beberapa teman baik di kehidupan nyata. Jadi bagaimana anda bisa memastikan bahwa sahabat-sahabat anda adalah orang yang tulus? Di bawah ini adalah 11 tanda persahabatan sejati: Mereka bisa menerima anda apa adanya, termasuk kelemahan anda Mereka tidak mau merubah anda, mereka menerima segala kekuatan dan kelemahan anda, dari keanehan sampai…

Pikirkan seseorang yang anda hormati karena kejujurannya, untuk keterbukaannya, untuk integritas yang ia miliki. Anda kenal beberapa orang seperti ini bukan? Pilih satu, dan pikirkan tentang orang itu sejenak. Setiap kata-katanya terasa tulus. Apa adanya. Jujur. Anda akan merasa nyaman saat bersamanya dan berinteraksi dengannya. Kita merasa aman saat bersama orang-orang tulus, seolah-olah kita bisa menceritakan rahasia terbesar kita, seolah-olah kita bisa mempercayakan mereka dengan apa saja. Dan saat kita mengenal orang-orang ini lebih dalam- saat kita telah membangun hubungan dengan mereka, menemukan bahwa mereka adalah orang yang kita kenal selama ini, perasaan itu adalah sesuatu yang menyenangkan, bahwa dibalik muka yang anda kenal itu adalah diri mereka sendiri, tulus dan apa adanya. Orang-orang yang tulus tidak memiliki agenda, namun mereka memiliki aspirasi. Orang-orang tulus bisa dipercaya, namun terkadang mereka pun membuat kesalahan. Orang-orang tulus cukup peduli untuk mendengarkan, namun terkadang mereka tidak mendengar apa yang kita katakan sepenuhnya. Orang-orang…

Seorang guru Zen memiliki ratusan murid. Mereka semua berdoa saat mereka harus berdoa, kecuali seorang murid yang selalu menghabiskan waktunya mabuk-mabukkan. Guru itu bertambah tua dan suatu hari mulai mengidap penyakit misterius. Beberapa murid senior mulai membicarakan siapa yang akan menjadi pemimpin baru perguruan itu, seseorang yang akan menerima rahasia terbesar tradisi itu. Namun, beberapa hari sebelum kematiannya, guru itu memanggil pengikut yang sering mabuk-mabukan tadi dan memberikan segala rahasia Zen kepadanya. Pengikut yang lain menjadi marah. “Ini memalukan!” mereka berteriak di jalanan. “Kita telah mengorbankan kehidupan kita pada guru yang salah, seseorang yang gagal untuk melihat kebajikan kita.” Mendengar kericuhan di luar, guru yang sekarat itu berkata: “Saya harus memberikan rahasia ini ke orang yang sudah sangat saya kenali. Semua pengikut saya terlihat baik dan bijak, mereka tidak mau saya melihat karakter negatif mereka. Itu adalah sesuatu yang berbahaya, karena kebaikan biasanya adalah sebuah topeng yang menutupi kesombongan, keangkuhan,…

Salah satu sumber kesulitan dan kesedihan terbesar manusia adalah keinginan untuk merubah orang lain. Kita sepertinya tidak bisa mengendalikannya: kita ingin kehidupan berjalan sesuai keinginan kita. Sayangnya, realita biasanya memiliki rencana yang berbeda, dan orang-orang sepertinya terus bertindak di luar keinginan kita. Masalahnya bukanlah pada orang-orang ini, namun pada ekspektasi kita. Ya, tentu sangatlah luar biasa jika penduduk Indonesia bisa berhenti bertengkar dengan satu sama lain karena perbedaan ras, agama, dan lain-lain. Namun, itu bukanlah realita yang terjadi, Indonesia masih membutuhkan waktu untuk berubah. Ya tentu sangatlah luar biasa jika pacar saya bisa terus memberi saya lebih banyak kebebasan untuk melakukan apa yang saya mau (menulis blog ini, dll), namun wanita butuh dicintai dan diperhatikan. Itu adalah realita dunia. Jadi masalahnya:   Kita mempunyai sebuah ide bagaimana orang-orang seharusnya bertindak Orang-orang tidak bertindak sesuai ekspektasi  dan kehendak kita Kita terganggu dengan kenyataan itu. Kita menjadi jengkel, marah, kecewa, dan sedih…

Tidak ada orang yang bahagia di hari Valentine. Hari itu menaruh semua orang di posisi yang tidak nyaman. Jika anda tidak menemui siapa-siapa (alias jomblo), maka hari itu menjadi satu hari yang mengingatkan anda akan kegagalan anda mencari seorang pasangan. Jika anda sudah berpasangan, namun hubungan anda masih belum serius, maka anda akan bingung. “Apakah saya harus mengatakan sesuatu? Apakah saya tidak perlu melakukan apa-apa?” Anda terjebak di dalam sebuah situasi di mana apapun yang anda lakukan, anda tetap akan memberikan kesan yang salah. Dan jika anda benar-benar serius berhubungan dengan seseorang, maka pasangan anda akan memiliki ekspektasi tinggi untuk coklat, kencan makan malam, lilin, violin, dan hal-hal lain yang romantis, semua yang terkadang terasa “terpaksa” atau “palsu.” Maaf untuk mengatakannya, namun keromantisan adalah seperti kentut. Jika anda memaksakannya, maka sesuatu yang tidak anda inginkan akan terjadi. Jadi hmmm… biarkan keromantisan itu keluar dengan sendirinya.   Di post ini saya…