Quantcast
Live

Anda Harus Menjalani Prosesnya- Kunci Kesuksesan Nick Saban

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Kesempurnaan adalah sebuah proses yang terus berlanjut, bukan sebuah kecelakaan.” – A.P.J. Abdul Kalam

Pelatih Nick Saban tidak sering mengatakannya, namun semua asisten dan pemainnya hidup di bawah prinsip ini. Mereka mengatakannya untuk Saban, mentato prinsip itu di depan otak mereka dan di setiap langkah yang mereka ambil, karena hanya satu kata itu yang bertanggung jawab atas kesuksesan mereka: proses.

Saban kepala pelatih tim sepak bola Amerika Universitas Alabama – mungkin salah satu tim universitas paling kuat di sejarah sepak bola Amerika- tidak meminta pemainnya untuk fokus pada satu hal yang biasanya ditekankan oleh pelatih lain. Ia mengajari pemain-pemainnya untuk menghargai proses permainan itu.

“Jangan berpikir untuk memenangkan kejuaraan SEC. Jangan pikirkan tentang kejuaraan nasional. Pikirkan apa yang harus anda lakukan di sesi latihan ini, permainan ini, saat ini. Itulah proses: Mari kita berpikir tentang apa yang bisa kita lakukan sekarang, tugas yang ada di depan mata kita.”

Di dalam kekacauan olahraga seperti di dalam kehidupan, proses mmnerikan kita sebuah pencerahan.

Jalan itu berkata: Tentu, anda harus melakukan sesuatu yang sulit. Namun, jangan fokus kesana. Alih-alih, pecahkan kesulitan itu menjadi masalah-masalah kecil yang harus anda selesaikan. Lakukan apa yang harus anda lakukan sekarang. Dan lakukan hal itu dengan baik. Lalu, setelah anda dapat melakukan hal itu dengan baik, lakukan yang selanjutnya. Fokus pada prosesnya, bukan hasilnya.   

Ikuti Prosesnya Selangkah Demi Selangkah

Perjalanan menuju sebuah kejuaraan hanyalah sebuah perjalanan. Dan anda menjalani perjalanan itu selangkah demi selangkah. Kesempurnaan adalah tentang seberapa banyak anda melangkah dan memastikan bahwa anda melangkah di jalan yang benar. Meyempurnakan langkah pertama, lalu kedua, dan seterusnya. Inilah yang Saban maksud dengan proses- fokus pada apa yang ada di depan mata anda saat ini, mengambil satu langkah demi satu langkah, tidak terganggu oleh apapun. Tidak terganggu oleh apa yang dilakukan lawan kita, papan angka yang ada di tengah lapangan, dan penonton-penonton kita.

Proses adalah tentang menyelesaikan apa yang kita mulai. Menyelesaikan permainan. Menyelesaikan latihan. Menyelesaikan sesi pengambilan gambar. Menyelesaikan tulisan kita. Menyelesaikan tugas paling kecil yang ada di depan mata anda sekarang dan menyelesaikannya dengan baik.

Entah itu mengejar puncak kesuksesan di bidang anda atau bertahan hidup dalam situasi yang sulit, pendekatan ini masih bisa diaplikasikan dimana saja. Jangan berpikir tentang akhirnya- berpikir untuk bertahan hidup. Bertahan dari mangkok ke mangkok, tujuan ke tujuan, gaji ke gaji, selangkah demi selangkah.

Dan saat anda bisa melakukan ini, hal-hal tersulit pun menjadi mudah. Karena proses itu menenangkan. Bahkan tugas sebesar gajah pun akan menjadi tugas-tugas kecil yang bisa kita selesaikan.

Inilah apa yang dilihat James Pollard Espy, seorang pionir meteorologis di abad 19, saat ia masih muda. Tidak bisa membaca dan menulis sampai ia berumur 18 tahun, Espy mendengarkan sebuah pidato yang menggugah dari orator terkenal yang bernama Henry Clay. Setelah pidato itu, Espy yang terkesima berusaha untuk menemui Clay, namun ia tidak bisa menemukan kata-kata untuk berbicara dengan sosok idolanya. Salah satu dari temannya berteriak untuknya;” Ia ingin menjadi sepertimu, walaupun ia tidak bisa membaca.”

Clay mengambil salah satu poster dengan tulisan CLAY yang besar . Ia melihat ke Espy dan berkata, “Kamu lihat?”  menunjuk ke sebuah huruf. “Itu adalah A Sekarang kamu hanya perlu belajar 25 huruf lagi.”

Dalam satu tahun ia memulai perguruan tinggi.

Saya tahu bahwa cerita itu mungkin terdengar terlalu sederhana. Namun coba bayangkan, seorang ahli yang  sedang mempraktikkan ketrampilan yang sangat sulit dan membuatnya terlihat mudah. Tidak ada ketegangan, tidak ada kecemasan. Hanya sebuah gerakan mulus yang diikuti dengan gerakan-gerakan mulus yang lain. Itu adalah hasil dari menjalani prosesnya.

Proses Membuat Masalah Anda Menjadi Kecil

Kita semua bisa melakukan ini. Kita tidak perlu merasa panik saat kita berhadapan dengan sebuah tugas yang sulit. Ingatkah anda saat anda pertama kali melihat sebuah soal penyamaan aljabar? Anda melihat simbol-simbol aneh yang tidak anda ketahui. Namun, saat anda berhenti, menarik nafas panjang, dan memecah soal itu, anda akan menemukan jawabannya.

Lakukanlah proses itu sekarang, untuk masalah apapun yang anda hadapi sekarang. Kita bisa menarik nafas, fokus pada apa yang ada di depan mata- dan mengikuti rangkaian tersebut untuk tindakan yang selanjutnya. Semuanya terhubung.

Saat kita sedang membicarakan tindakan kita, kekacauan, dan gangguan adalah kematian. Pikiran yang tidak dikendalikan akan menghilangkan fokus pada apa yang ada di depan mata kita dan mengganggu kita dengan pikiran masa depan. Proses adalah cara paling efektif untuk menata pikiran kita, pikiran yang tertata membantu memperjelas persepsi kita dan menyelaraskan tindakan dan pikiran kita.

Kita semua mengetahi hal ini, namun kita sering melupakannya saat kita dilanda masalah.

Melepaskan Diri Anda Dari Jebakan Hidup

Sekarang, jika saya menjatuhkan anda dan menahan anda di lantai, apa yang akan anda lakukan? Anda mungkin merasa panik. Dan anda akan mendorong dengan segenap kekuatan anda untuk melepaskan tubuh anda dari saya. Itu tidak akan membuahkan hasil apa-apa, hanya dengan menggunakan berat badan saya, saya bisa menahan bahu anda tetap di lantai dengan mudah- dan anda akan kehabisan tenaga, berusaha untuk melawannya.

Itu adalah kebalikan dari menjalani prosesnya.

Ada cara yang lebih mudah. Pertama, anda harus menenangkan diri anda, anda bisa menyimpan tenaga anda. Anda tidak perlu melakukan sesuatu yang bodoh seperti membuat anda sendiri tercekat karena bertindak tanpa berpikir. Anda fokus untuk tidak menjadikannya lebih parah. Lalu anda mengangkat tangan anda, untuk menciptakan ruang untuk bernafas, sebuah jarak. Sekarang anda bisa mulai membebaskan diri anda dari samping. Dari situ anda bisa memecah pertahanan saya: ambil tangan saya, kunci kaki saya, dorong dengan pinggul anda, dan doronglah sekuat tenaga.  

Hal ini membutuhkan waktu, namun anda akan lolos. Dalam setiap langkah, orang yang mengunci gerakan anda terpaksa harus membebaskan anda, sampai ia tidak bisa menahan anda lagi, Lalu anda akan bebas- karena anda menjalani prosesnya.

Perasaan terjebak hanyalah sebuah posisi, bukan takdir. Anda dapat keluar dari jebakan itu dengan gerakan-gerakan kecil yang membebaskan- bukan dengan mencoba untuk mendorong dengan tenaga kita sendiri.

Saat kita menghadapi lawan bisnis kita, kita memeras otak kita mencoba untuk memikirkan sebuah produk baru yang akan membuat produk mereka terlupakan, dan dalam prosesnya, kita melepaskan mata kita dari kualitas produk kita. Kita memutuskan untuk tidak menulis buku kita, padahal itu adalah sesuatu yang sangat kita inginkan, karena menulis terlalu memakan waktu- dan kita tidak tahu bagaimana kita bisa sampai ke titik itu dari posisi kita yang sekarang.

Seberapa sering kita berkompromi dengan keadaan kita atau berdiam diri karena kita merasa solusi dari masalah kita terlalu ambisius atau di luar jangkauan kita? Seberapa sering kita berasumsi bahwa perubahan adalah sesuatu yang tidak mungkin karena perubahan itu terlalu tidak mungkin? Terlalu melibatkan banyak orang? Atau lebih parah lagi, berapa banyak orang yang lumpuh karena ide dan inspirasi mereka? Mereka mengejar inspirasi itu dan tidak mendapat apa-apa. Mereka mungkin orang-orang yang cerdik, namun mereka tidak pernah melakukan apa-apa. Mereka biasanya tidak pernah mencapai tujuan mereka.

Semua masalah yang anda hadapi pasti bisa terselesaikan. Setiap masalah itu akan menjadi kecil saat anda fokus untuk menjalani prosesnya. Kita hanya salah berasumsi bahwa semua masalah kita harus selesai secara langsung, dan kita menyerah saat kita tidak menemukan sebuah solusi untuk menyelesaikan masalah itu langsung. Kita adalah pemikir A ke Z, bingung akan A, terobsesi dengan Z, namun melupakan B sampai Y.

Kita mau memiliki tujuan, jadi kita tidak hidup berjalan tanpa arah. Saat kita tahu apa yang ingin kita lakukan, masalah-masalah yang menghadang akan terlihat lebih kecil, lebih bisa diatasi.  Saat kita tidak bisa melakukan itu, masalah-masalah anda akan terlihat lebih besar. Tujuan yang jelas akan membantu menjaga keobjektifan anda.

Saat kita tidak fokus, saat kita lebih mempedulikan sesuatu disamping perkembangan dan usaha kita, proses adalah suara yang akan mengingatkan kita pada hal-hal terpenting. Proses adalah apa yang akan mengingatkan kita untuk berdiam, fokus pada kehidupan kita dan mencoba berpikir apa yang akan kita lakukan, bukan apa yang dilakukan orang lain. Proses akan mengingatkan anda apa tugas anda.

Proses adalah apa yang akan mengingatkan kita pada tanggung jawab kita. Mendorong kita untuk bertindak, walaupun itu hanyalah tindakan kecil.

Gantikanlah kekuatan dengan proses, ketakutan dengan proses. Jalani prosesnya. Percayai prosesnya.

Jangan terburu-buru, beberapa masalah lebih sulit diselesaikan dibandingkan masalah-masalah lain. Hadapi apa yang ada di depan mata anda sekarang. Kembali pada masalah-masalah anda yang lain nanti. Semua ada waktunya.

Proses adalah tentang melakukan hal yang benar, sekarang. Tidak mencemaskan tentang apa yang akan terjadi nanti, atau hasil yang akan kita dapatkan, atau gambar besarnya.

Jika anda mendapati tips ini bermanfaat dan ingin mendapatkan artikel-artikel terbaru saya lebih cepat, subscribe ke box dibawah ini atau like Facebook saya.

Magnus lives in Semarang, Indonesia. He is currently managing the family's business together with his dad and his elder brother. Magnus enjoys reading and recently he started writing his personal reflections.

Write A Comment