Quantcast
Laugh

Menemukan Kebahagiaan Dengan Keseimbangan Bag. 2: Mental

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Di post minggu lalu, aku sudah menekankan seberapa pentingnya menjaga keseimbangan empat aset manusia yakni tubuh, mental, perasaan, dan jiwa kita dalam kehidupanmu. Di post yang sama, aku juga sudah memberikan beberapa tips untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Nah, di post ini, aku akan melanjutkan diskusi kita dan membahas bagaimana menjaga kesehatan mental kita.

Kebanyakan dari kita berhenti belajar begitu kita menyelesaikan sekolah dan masuk ke dunia kerja. Kita berargumen bahwa kita tidak mempunyai waktu untuk belajar sesuatu yang baru dan bahkan jika kita mempunyai waktu pun, kita biasanya beralasan bahwa pikiran kita sudah tidak kuat untuk memproses informasi-informasi baru.

Akibatnya, kita biasanya menghabiskan waktu luang kita melakukan hal-hal tidak penting seperti mengecek gosip-gosip artis terbaru, main game, dan menonton sinetron. Pikiran kita menjadi sempit dan perkembangan mental kita menjadi terhambat. Kita mulai menjadi tidak peka terhadap perubahan-perubahan yang terjadi di sekitar kita dan akibatnya, kita mulai membuat kesalahan-kesalahan kecil yang berakibat fatal. Pelan-pelan kompetitor kita mulai bangkit, bersekongkol, dan menjatuhkan kita, dan jika semua itu terdengar menakutkan dan beringas, itu karena aku menulis post ini beberapa menit setelah aku menyelesaikan trilogi Godfather.

Namun pada dasarnya segala hal di dunia ini akan bekerja mengikuti hukum alam: apa yang tidak berkembang akan pelan-pelan dilupakan dan dikesampingkan.

Nah, menjaga keseimbangan mental akan membantumu untuk menghindari nasib tersebut. Pada dasarnya menjaga keseimbangan mental berarti menantang pikiranmu untuk terus memproses informasi-informasi baru dan memperluas cara berpikirmu.  Berikut adalah beberapa tips untuk menjaga keseimbangan mentalmu:

  1. Selalu belajar 

    Kita adalah salah satu peradaban paling beruntung di dunia ini. Dengan adanya internet, kita sekarang memiliki akses terhadap berbagai informasi yang tidak nenek moyang kita punyai sebelumnya. Sekarang mencari informasi dan belajar sesuatu yang baru jauh lebih mudah daripada mencari kotoran hidung. Hanya dengan satu sentuhan, kamu bisa menemukan informasi tentang apapun di internet.

    Apa yang ingin kamu lakukan adalah untuk menyisihkan waktu untuk belajar sesuatu yang baru setiap harinya. Ada jutaan blog, vlog, dan kursus online yang akan membantu mempercepat proses pembelajaranmu di luar sana. Jika kamu merasa bingung, kamu bisa mulai dengan mensubscribe blog ini dan membaca post-post paling populer di link ini.
  2. Baca lebih banyak buku

    Buku adalah jendela dunia. Dengan membaca buku-buku yang tepat, kamu akan lebih bisa memahami kondisi dunia kita lewat pengalaman-pengalaman penulis-penulis tersebut.

    Ya tentu tidak semua buku di dunia ini bermanfaat untuk mempertajam pikiranmu, kamu harus mencari buku-buku berkualitas yang ditulis oleh orang-orang yang benar-benar memahami subyek yang ia tulis. Itulah kenapa aku memutuskan untuk merekomendasikan tiga buku yang menurutku bermanfaat untuk kehidupan kita di email newsletterku (kamu bisa mendapatkannya dengan mensubscribe ke blog ini).

    Dengan perkembangan teknologi yang terjadi beberapa tahun terakhir, pembagian informasi menjadi sebuah proses yang sangat mudah. Siapapun bisa membagikan informasi tentang apapun dimanapun. Dan akibatnya mencari informasi berkualitas menjadi sebuah proses yang sangat sulit.

    Itulah kenapa di blog ini kamu akan menemukan kutipan ilmuwan “x” atau psikolog “y.” Aku ingin memastikan informasi yang aku sampaikan didasari oleh fakta dan bukan opini-opini kosong.

    Sama halnya dengan itu, aku juga mendorongmu untuk melakukan hal yang sama. Selalu pertanyakan informasi-informasi yang masuk ke pikiranmu dengan kritis. Tanyalah kenapa, bagaimana, dan kok bisa; bahkan saat kamu membaca blog ini sekalipun.
     
  3. Fokus pada aplikasi

    Pada akhirnya, tujuanmu mencari informasi-informasi baru adalah untuk membuat kehidupanmu lebih baik.

    Selalu tanyalah pada dirimu sendiri, “Bagaimana informasi ini akan membuat kehidupanku lebih baik?”

    Jangan fokus pada berapa banyak informasi yang kamu dapatkan, tetapi berapa banyak informasi yang bisa kamu gunakan dalam hidupmu.

    Menerima informasi hanyalah 1/3 dari menjaga keseimbangan mentalmu. Pada akhirnya apa yang paling penting adalah apa yang kamu lakukan dengan informasi-informasi itu.

    Jadi tunggu apa lagi? Buatlah komitmen untuk mempelajari satu hal baru setiap harinya. Pelan-pelan kamu akan menemukan ide-ide baru untuk membuat kehidupanmu lebih baik dan efisien.

 

Jika kamu menikmati artikel ini dan ingin mendapatkan post-post terbaruku lebih cepat, klik subscribe di bawah ini. Dengan melakukan itu, kamu juga akan mendapatkan Ebook gratis, rekomendasi buku di awal bulan, dan bonus artikel di akhir bulan. Jadi tunggu apa lagi?

 

Magnus lives in Semarang, Indonesia. He is currently managing the family's business together with his dad and his elder brother. Magnus enjoys reading and recently he started writing his personal reflections.

Write A Comment