Quantcast
Live

Lakukan Tugas Anda, Lakukan yang Terbaik

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

“Integritas adalah melakukan hal yang benar, mengetahui bahwa tidak ada orang yang tahu apakah anda melakukannya atau tidak”- Oprah Winfrey

Setelah duduk di kursi kepresidenan Amerika Serikat, presiden Andrew Johnson sering bercerita dengan bangga tentang masa lalunya sebagai seorang penjahit sebelum memasuki dunia politik.  Ia  seing berkata, “pakaian saya tidak pernah sobek atau rusak.”

Suatu hari saat ia masih berkampanye, seseorang pernah mencoba untuk mempermalukannya di depan umum, berteriak tentang bagaimana ia tidak berhak menjadi presiden karena masa lalunya yang kelam. Johnson hanya menjawab dengan santai: “Hal itu tidak mengusikku sama sekali; karena saat saya menjadi penjahit, saya memiliki reputasi sebagai penjahit yang handal, membuat jahitan yang rapi, tidak pernah datang terlambat, dan selalu menghasilkan jahitan yang berkualitas.”

Presiden lain, James Garfield, membayar perguruan tingginya dengan membujuk kepala sekolahnya, Western Reserve Eclectic Institute untuk menjadikannya pembersih sekolah sebagai ganti uang sekolahnya. Ia melakukan pekerjaan itu setiap hari dengan penuh senyuman dan tidak merasa malu. Setiap pagi, ia akan membunyikan bel sekolah untuk mengajak-murid-murid lainnya untuk masuk kelas dan masuk ke kelas itu dengan penuh semangat dan rasa keingintahuan. Padahal harinya sudah dimulai sejak tadi pagi.

Dalam waktu satu tahun bersekolah, ia telah dinobatkan menjadi seorang profesor- mengajar sebuah kelas disamping kurikulum pelajarannya. Pada saat ulang tahunnya ke 26 ia telah menjadi seorang dekan.

Pria-pria ini berubah dari orang-orang bermasa lalu kelam menjadi pria-pria terkuat di dunia dengan melakukan tugas yang diberikan kepada mereka- dan melakukan tugas itu dengan benar dan penuh kebanggaan. Dan melakukannya lebih baik dari orang-orang lain. Atau bahkan, melakukannya dengan baik karena tidak ada orang yang mau melakukan itu.

Jalan Memutar Menuju Tujuan Kita

Terkadang, di dalam perjalanan kita untuk mencapai hidup yang kita inginkan dan impikan, kita harus melakukan hal-hal yang tidak kita sukai. Terkadang saat kita baru mulai pekerjaan pertama kita, kita “diperkenalkan ke sang sapu,” kata Andrew Carnegie. Tidak ada yang memalukan dengan menyapu. Menyapu hanyalah sebuah kesempatan untuk belajar dan menjadi lebih baik.

Namun biasanya, anda terlalu sibuk untuk memikirkan masa depan, anda tidak merasa bangga dengan tugas yang anda terima sekarang. Anda hanya datang, menerima bayaran, dan memimpikan kehidupan ideal anda. Atau anda berpikir, ini hanyalah sebuah pekerjaan, ini bukanlah diri saya, ini tidak penting.

Jangan konyol.

Semua yang kita lakukan itu penting- entah itu membuat es buah sembari anda menabung- bahkan setelah kita telah mencapai kesuksesan yang kita inginkan. Semua hal yang kita lakukan di dunia ini adalah kesempatan untuk melakukan dan menjadi yang terbaik. Hanya orang-orang egois yang berpikir bahwa posisi mereka terlalu tinggi untuk mengerjakan tugas-tugas itu.

Di manapun kita berada, apapun yang kita lakukan dan kemanapun tujuan kita, kita harus fokus untuk melakukan yang terbaik. Itulah tugas utama dan obligasi kita. Saat tindakan menjadi prioritas kita, kesombongan kita akan jatuh dan hilang.

Seorang pelukis diberikan berbagai kanvas dan tugas di dalam satu waktu kehidupannya, dan apa yang paling penting bagi mereka adalah memperlakukan kanvas-kanvas itu dengan hormat, memprioritaskan setiap karya-karya yang ia buat. Entah itu karya paling mahal atau paling indah itu tidak penting. Setiap karya itu penting, dan saat anda tidak memberikan yang terbaik, anda mempermalukan diri anda sendiri.

Sama halnya dengan kita. Kita akan melakukan banyak hal di dunia ini. Beberapa hal itu bermartabat tinggi, beberapa hal itu memalukan, namun tidak ada satu hal pun yang berada di bawah kita. Apapun yang kita hadapi, kita harus menanggapinya dengan:

Kerja keras

Kejujuran

Membantu orang lain semaksimal mungkin

Jangan pernah bertanya pada diri anda sendiri, apa yang harus aku lakukan sekarang? Karena anda tahu apa tahu jawabannya: tugas yang ada di depan mata anda.

Entah orang melihatnya, entah orang dibayar untuk itu, entah proyek itu sukses- itu semua tidak penting. Kita bisa dan harus selalu bertindak dengan 3 karakter di atas- apapun halangannya.

Lakukan yang Terbaik

Tidak ada masalah di dunia ini yang bisa benar-benar menghalangi kita dari melakukan tugas-tugas kita, tentu masalah pasti muncul, tapi kita tidak pernah tidak mungkin untuk melakukan sesuatu. Setiap tugas membutuhkan usaha terbaik kita. Entah kita menghadapi kebangkrutan dan pelanggan yang marah, atau kita sedang mengumpulkan uang dan memutuskan untuk bertumbuh dari sana, jika kita melakukan yang terbaik kita bisa merasa bangga dengan pilihan kita dan percaya bahwa mereka adalah pilihan-pilihan yang terbaik. Karena kita melakukan tugas kita- apapun itu.

Ya… ya… Saya tahu. Obligasi dan tugas terdengar sangat memaksa dan mencekik. Anda ingin melakukan apa yang anda ingin lakukan.

Namun tugas adalah sesuatu yang indah, menginspirasi, dan mengkuatkan.

Steve Jobs bahkan mempedulikan bagian dalaman produk-produknya, memastikan bahwa produk-produk itu terlihat indah walaupun para pemakai belum tentu melihatnya. Diajari oleh ayahnya- seseorang yang selalu menyelesaikan bagian belakang kabinetnya dengan baik, walaupun bagian itu akan tertutup tembok- untuk berpikir seperti seorang pengrajin. Di setiap masalah desain yang muncul, Jobs mengetahui apa yang harus ia lakukan: Hargai seni dan buat sesuatu yang indah.

Setiap situasi itu berbeda, tentu. Kita tidak selalu menciptakan iPad atau iPhone generasi baru, namun kita sedang membuat sesuatu untuk seseorang- walaupun itu hanya resume anda sendiri. Setiap bagian- apalagi pekerjaan-pekerjaan yang tidak dilihat orang lain, tugas-tugas sulit yang ingin kita hindari- bisa kita hadapi seperti Jobs: dengan ketelitian dan kebanggaan.

Melakukan yang Terbaik dan Menemukan Arti Hidup

Psikolog terkenal Victor Frankl, orang yang selamat dari 3 kamp konsentrasi Nazi, menemukan banyak orang terlalu angkuh untuk menjawab: “Apa arti kehidupan?” Seolah-olah itu merupakan tugas orang lain untuk menjawabnya untuk anda. Alih-alih, ia berkata, “dunia sedang menanyakan anda pertanyaan itu. Dan itu merupakan tugas anda untuk menjawabnya dengan tindakan anda.”

Di dalam setiap situasi, hidup akan menanyakan anda sebuah pertanyaan, dan tindakan kita adalah jawabannya. Tugas kita adalah untuk menjawab pertanyaan itu dengan baik.

Tindakan yang benar- kreatif, tepat waktu, dan tidak egois- adalah jawaban dari pertanyaan itu. Itu adalah satu cara untuk menemukan arti kehidupan. Dan bagaimana merubah masalah-masalah anda menjadi kesempatan.

Jika anda melihat semua ini sebagai sebuah beban, anda memiliki cara pandang yang salah.

Karena apa yang harus kita lakukan adalah tiga tugas kecil tadi- berusaha keras, jujur, dan membantu orang lain dan diri kita sendiri. Itulah yang diminta kehidupan dari kita. Tidak lebih, tidak kurang.

Tentu tujuan itu penting. Namun jangan lupa bahwa setiap tugas yang anda dapatkan itu juga penting- setiap tugas-tugas kecil itu adalah sebuah bagian kecil dari gambaran yang lebih besarnya. Kita tidak akan bisa melihat gambar besarnya dengan pasti, hanya rangkaian-rangkaian kecilnya.

Bagaimana kita melakukan tugas-tugas kecil ini adalah bagaimana anda bisa melakukan segalanya.

Kita bisa selalu bertindak dengan benar.  

 

Jika anda mendapati tips ini bermanfaat dan ingin mendapatkan artikel-artikel terbaru saya lebih cepat, subscribe ke box dibawah ini atau like Facebook saya.

Magnus lives in Semarang, Indonesia. He is currently managing the family's business together with his dad and his elder brother. Magnus enjoys reading and recently he started writing his personal reflections.

Write A Comment