Quantcast
Laugh

1 Pertanyaan yang Harus Anda Tanyakan Sebelum Membeli Sesuatu

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Kita hidup di sebuah dunia yang dipenuhi oleh janji-janji konsumtif kosong.

  • Untuk mendapatkan wanita idaman anda, beli parfum ini
  • Untuk menjadi orang yang populer, beli jam tangan ini
  • Untuk dikagumi teman-teman anda beli smartphone ini
  • Untuk mendapatkan perhatian orang, beli mobil ini
  • Untuk membahagiakan keluarga anda, tinggal di perumahan ini

Janji-janji ini memborbardir panca indra kita non stop- bahkan saat kita sudah sampai ke rumah kita. Dan di luar bayangan kita, pesan-pesan ini mulai membentuk pikiran sadar dan tidak sadar kita.

Akibatnya, biasanya kita akan membeli barang-barang yang tidak kita butuhkan. Gudang kita menjadi penuh, lemari kita menjadi sesak, dan garasi kita tidak lagi dapat menampung kendaraan kita, dan rumah kita dipenuhi produk-produk yang kita pikir kita butuhkan waktu membelinya, namun nyatanya, kita tidak pernah memakainya.

Kehidupan kita terpendam di dalam barang-barang yang kita punyai.

Untuk melindungi anda dari janji-janji kosong ini, saya ingin memberikan sebuah pertanyaan sederhana yang bisa merubah kehidupan anda- 7 kata sederhana sebelum membeli apapun.

Pertanyaannya adalah: Apa yang terjadi jika saya tidak membelinya?

Setiap kali anda merasa tarikan konsumerisme, tanyalah pada diri anda, “Apa yang bisa saya lakukan jika saya tidak membeli barang/jasa ini?”

Setiap pembelian yang kita buat memiliki harga yang tersembunyi. Pertanyaan “Apa yang terjadi jika saya tidak membelinya?” memaksa kita untuk menyadarinya.

Contohnya:

Jika saya tidak membeli handphone itu, berapa banyak hutang yang bisa saya bayar?

Jika saya tidak membeli rumah di perumahan itu, berapa banyak uang yang bisa anda punyai untuk berjalan-jalan?

Jika anda tidak membeli pakaian-pakaian itu, berapa banyak uang yang bisa anda tabung?

Jika anda tidak membeli barang itu dari Amazon, kontribusi apa yang bisa anda berikan ke dunia ini?

Anda tahu anda sedang dijanjikan sesuatu saat anda membeli… namun apa yang terjadi jika anda tidak membelinya? Bagaimana kehidupan anda menjadi lebih baik saat anda berkata ‘tidak?’

Dengan setiap pembelian yang kita lakukan, kita mengorbankan sedikit kebebasan kita. Pertanyaan sederhana ini membuat kita menyadari apa yang akan kita korbankan.

Jika anda mendapati tips ini bermanfaat dan ingin mendapatkan artikel-artikel terbaru saya lebih cepat, subscribe ke box dibawah ini atau like Facebook saya.

Magnus lives in Semarang, Indonesia. He is currently managing the family's business together with his dad and his elder brother. Magnus enjoys reading and recently he started writing his personal reflections.

Write A Comment