Quantcast
Laugh

Apakah Kebaikan Telah Menjadi Sebuah Kemewahan?

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Barang-barang mewah hanya akan kita beli saat kita sudah berkecukupan. Jangan membeli tas Chanel saat anda hanya memiliki satu juta di tabungan anda.

Sangat mudah untuk percaya bahwa kebaikan bekerja seperti itu. Kita harus merasa cukup, sebelum kita bisa memberikan kebaikan kita ke orang lain.

Anda mungkin mempunyai hari yang buruk, anda kehujanan, dunia telah berubah, bos anda memecat anda, tabungan anda menipis, deadline proyek anda semakin dekat…

Namun… Apakah segala kebutuhan kita harus terpenuhi sebelum kita bisa berbuat baik?

Apakah kita harus mempunyai cukup uang, merasa positif dengan kondisi ekonomi dunia, dan merasa cukup dengan apa yang kita punyai sebelum kita bisa mengulurkan tangan kita ke orang-orang yang lebih membutuhkan?

Namun, kebaikan tidak bekerja seperti itu, banyak orang mengartikannya terbalik. Berbuat baik adalah fondasi kehidupan. Memberikan waktu dan tenaga kita untuk membantu orang lain akan memberikan kita persepsi yang baru terhadap kebutuhan-kebutuhan kita. Hidup akan terasa lebih bahagia, kecemasan-kecemasan kita mulai hilang, dan dalam waktu yang sama, kita akan membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih baik.

Kebaikan menghargai orang-orang yang berbuat baik.

Jika anda mendapati tips ini bermanfaat dan ingin mendapatkan artikel-artikel terbaru saya lebih cepat, subscribe ke box dibawah ini atau like Facebook saya.

Magnus lives in Semarang, Indonesia. He is currently managing the family's business together with his dad and his elder brother. Magnus enjoys reading and recently he started writing his personal reflections.

Write A Comment