Quantcast
Laugh

Momen Paling Penting

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Terkadang aku sering lupa, dan harus terus mengingatkan diriku sendiri bahwa aku tidak sedang berjalan ke suatu tempat.

Momen ini bukanlah sebuah batu loncatan untuk mencapai tempat lain. Momen ini adalah destinasiku. Aku sudah disini.

Aku tidak sedang berjalan ke momen yang lebih penting. Momen ini adalah momen paling penting.

Hal ini mungkin adalah sesuatu yang kamu sudah ketahui, namun kita sering melupakannya. Kita tidak akan menyadarinya sampai kita mengingatkan diri kita sendiri bahwa momen ini adalah momen paling penting. Dan bahkan setelah itupun, aku harus memaksa diriku sendiri, karena aku mempunyai kebiasaan untuk melewatkan momen ini untuk memikirkan momen-momen yang aku pikir lebih penting di masa depan.

Mari kita lihat beberapa contoh:

  1. Kamu terjebak di kemacetan padahal kamu sudah berjanji akan menemui seseorang 10 menit yang lalu. Kamu terburu-buru untuk mencapai tempat itu. Namun momen ini, duduk di mobil sendirian, merasa marah, tidaklah lebih buruk dari momen lain di kehidupanmu. Momen itu dipenuhi suara, pemandangan, sensasi, emosi, orang lain, kemampuan untuk hadir penuh dan menghargai kehidupan, kemampuan untuk belajar bersabar dan bagaimana menghadapi halangan, kesempatan untuk melatih diri kita sendiri untuk kembali ke saat ini. Hal ini dan berbagai hal yang ada di momen ini sangatlah penting.  
  2. Kamu berjalan ke sebuah meeting. Kamu hampir sampai ke ruangan meeting itu. Namun saat ini, perjalanan menuju ruangan itu jugalah sepenting meeting itu. Jika kamu tidak memperhatikannya, kamu akan melewatkannya. Ini adalah sebuah kesempatan untuk berlatih, menghargai, menemukan rasa syukur, untuk bernafas, untuk memberikan dirimu sendiri ruang sebelum ketegangan sebuah meeting, untuk menenangkan perasaanmu.  
  3. Seseorang mengganggumu saat kamu melakukan sesuatu yang penting. Berani-beraninya mereka! Tidakkah mereka tahu bahwa kamu sedang melakukan sesuatu yang sangat penting, dan sekarang kamu terganggu? Namun di momen ini, menyadari kejengkelanmu, kesempatan ini sebenarnya adalah kesempatan yang bagus untuk menghargai orang itu, untuk mengenal mereka lebih dalam, dan mungkin bahkan, membantu mereka… ini adalah hal yang penting.
  4. Kamu sedang mandi, mencuci piring, memakai pakaian, menyiapkan kunci mobil… ini adalah waktu-waktu dimana kita biasanya terburu-buru untuk melakukan hal yang harus kita lakukan selanjutnya. Aktivitas-aktivitas ini adalah destinasi itu sendiri, jika kamu memperhatikannya. Mereka adalah waktu untuk melatih kesadaran kamu, sebuah meditasi kecil.

Setiap momen bergulir begitu saja karena kita berusaha untuk melakukan sesuatu yang lain. Kita tidak menyadari momen-momen itu, karena kita merasa mereka tidak penting. Kehidupan kita menjadi seonggok hal-hal tidak penting yang tidak kita sadari karena kita terus berkutat pada hal-hal yang menurutmu penting di masa depan. Momen-momen paling penting saat ini juga ikut tercampur dalam onggokan itu, sampai kita mulai berpikir kemana momen-momen itu pergi.

Setiap momen di kehidupan kita itu seperti sebuah embun di sehelai daun, rapuh, siap menguap, dan berharga. Mari berhenti membuang momen-momen itu.

Jika anda mendapati tips ini bermanfaat dan ingin mendapatkan artikel-artikel terbaru saya lebih cepat, subscribe ke box dibawah ini atau like Facebook saya.

 

Magnus lives in Semarang, Indonesia. He is currently managing the family's business together with his dad and his elder brother. Magnus enjoys reading and recently he started writing his personal reflections.

Write A Comment