Quantcast
Live

Perbedaan Pemimpi dan Orang yang Mencapai Mimpi Mereka- Melewati Lembah Pergumulan

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Setiap orang yang berhasil meraih mimpi mereka adalah orang-orang yang berhasil melewati apa yang para profesional sebut sebagai “lembah-lembah pergumulan.”

Ini adalah satu periode di kehidupan pemimpi-pemimpi ini dimana kerja keras dan usaha mereka sepertinya terlihat sia-sia. Mungkin, seorang penulis novel telah mencoba untuk menjual draft novelnya ke ratusan penerbit, tetapi tidak ada satupun dari penerbit itu yang tertarik. Mungkin, seorang kakek-kakek berpakaian serba putih sedang mencoba untuk menawarkan resep ayam gorengnya ke ribuan restoran, hanya untuk ditolak secara mengenaskan.

Momen lembah pergumulan ini adalah sebuah waktu yang sangat menantang bagi para pemimpi-pemimpi ini…

Namun, jika ada satu waktu yang akan menentukan apakah seseorang akan berhasil atau gagal mencapai mimpi mereka, itu adalah momen ini.

####

Waktu Kevin Hart memulai kariernya sebagai seorang pelawak, ia sempat berguru dengan seorang pelawak senior yang bernama Keith. Selama beberapa bulan, Keith tidak memberikan Kevin kesempatan untuk pergi ke depan panggung dan bahkan mengenalkannya ke pelawak-pelawak senior lain. Keith hanya meminta Kevin untuk menyetirkannya ke beberapa klub di New York dua atau tiga kali seminggu dan melihat bagaimana para pelawak New York (termasuk Keith) beraksi.

Rutinitas ini terus Kevin jalani selama beberapa bulan. Dan karena mengantar Keith ke New York berarti berkurangnya waktu pertunjukkan Kevin di Philadelphia, penghasilan Kevin berkurang drastis. Terlebih lagi, biaya transportasi dari Philadelphia ke New York tidaklah sedikit. Kevin yang waktu itu adalah pelawak pemula dan tidak mempunyai pekerjaan tetap harus membatasi pengeluarannya untuk pergi bersama Keith.

Teman-teman Kevin berkata bahwa Keith sedang memanfaatkan Kevin untuk menjadi supir pribadinya secara cuma-cuma. Dan melihat bagaimana Keith selalu mendiamkannya di depan teman-teman pelawak profesionalnya yang lain, Kevin mulai merasakan ada kebenaran dibalik perkataan teman-temannya.

Akhirnya, karena tertekan secara finansial dan melihat kariernya sebagai seorang pelawak tidak berkembang kemana-mana; ia memberi tahu Keith apa yang teman-temannya katakan tentangnya, bagaimana Keith hanya memanfaatkan Kevin sebagai supir pribadinya.

Alih-alih merasa terhina atau marah, Keith hanya menatap Kevin dan menanyakan apakah ia serius ingin menjadi pelawak profesional. Dengan cepat Kevin langsung berkata ya, ia ingin menjadi seorang pelawak profesional. Melihat semangat Kevin, Keith hanya tersenyum dan berkata pada Kevin untuk mempercayai prosesnya. Dan selama beberapa bulan ke depan itulah yang Kevin lakukan.

Ia mempelajari bagaimana pelawak-pelawak New York menyampaikan lelucon mereka. Ia memperhatikan lelucon apa yang lucu dan lelucon apa yang tidak lucu. Dan dari situlah, cara melawak Kevin berubah. Jika dahulu ia hanya membagikan lelucon, ia sekarang membagikan lelucon yang ia tulis berdasarkan sebuah kejadian yang terjadi di dalam kehidupannya.

Sesuai anjuran Keith, ia tidak lagi hanya membagikan sebuah lelucon, tetapi secercah kehidupannya. Dan dari titik inilah karier Kevin sebagai seorang pelawak mulai berkembang.

####

Seperti yang aku tulis tadi, melewati lembah pergumulan ini memang bukanlah sesuatu yang mudah. Namun seperti Kevin Hart, jika kamu terus berjuang dan tidak putus semangat, kamu akan menemukan titik terang.

Seperti kata Arab yang dipopulerkan novel Negeri 5 Menara: Man Jadda Wajada, atau dalam bahasa Indonesianya “Barangsiapa yang bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil.”

Kehidupan tidak akan mendiamkan orang yang bekerja keras.

Dalam melewati masa-masa ini, penting bagimu untuk mengingat dua hal: tujuan yang ingin kamu capai dan kenapa kamu ingin mencapai tujuan itu pada awalnya. Dua hal ini adalah apa yang akan memotivasimu untuk terus berjuang saat kamu tidak bisa melihat masa depan yang pasti.

Mereka adalah cahaya yang akan menuntunmu keluar dari lembah pergumulan, sebuah kompas yang akan menunjukkan jalan yang benar. Dan dengan sedikit keberuntungan dan kecerdikan, aku yakin kamu akan menemukan apa yang kamu cari, selangkah demi selangkah.

Ingat menemukan atau mendapatkan sesuatu memang adalah proses panjang yang mungkin bisa memakan waktu bertahun-tahun. Kamu akan melawati masa-masa stagnan dimana usahamu sepertinya tidak menghasilkan apa-apa. Apapun yang kamu lakukan, berapa kalipun kamu mencoba, itu semua tidak merubah apa-apa. Namun seperti kata Keith pada Kevin tadi, terkadang di masa-masa ini, hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah untuk mempercayai prosesnya…

Kevin Hart  adalah salah satu profil yang aku bahas di dalam buku terbaruku Threesome: 3 Kebenaran Tidak Nyaman Tentang Kehidupan. Subscribe ke email newsletter blog ini dan dapatkan EBook itu gratis.  Selain mendapatkan buku itu, kamu juga akan mendapatkan 1 bonus artikel setiap bulannya dan update artikel-artikel terbaruku setiap minggu. Jadi tunggu apa lagi?

Magnus lives in Semarang, Indonesia. He is currently managing the family's business together with his dad and his elder brother. Magnus enjoys reading and recently he started writing his personal reflections.

Write A Comment