Quantcast
Laugh

Manfaat Kesendirian: Mengapa Menyendiri Akan Membuat Anda Lebih Bahagia

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Menyisakan waktu untuk menyendiri bisa merubah kehidupan anda menjadi lebih baik. jadi ,silakan- beri diri anda sendiri waktu untuk beristirahat

Kesendirian adalah sebuah liburan untuk jiwa anda, sebuah kesempatan untuk berhenti melakukan keinginan orang lain dan menyenangkan diri anda sendiri. Saat kita merasa lapar, kita mendapat sebuah sinyal dari tubuh kita, dan kita mendengarkannya dengan memakan sesuatu. Kehausan manusia biasanya lebih rumit. Saat kita menerima sinyal dari tubuh kita untuk mencari air, kita biasanya sudah dehidrasi. Hal yang sama terjadi dengan kehausan kita akan kesendirian. Saat saya ingin menyendiri, biasanya kesehatan emosional saya sudah menurun. Jadi saya telah belajar untuk membuat waktu untuk menyendiri di dalam kehidupan sehari-hari saya.

Kita butuh waktu untuk beristirahat

Mengistirahatkan diri kita adalah sesuatu yang sulit. Seperti yang Thomas Moore, penulis buku Care of the Soul, katakan, “Banyak manusia modern mencintai kesibukan. Kebanyakan dari kita memilki waktu yang bisa kita gunakan untuk melakukan relaksasi, namun kita meyakinkan diri kita untuk tidak melakukannya.” Sepertinya ada saja sesuatu yang harus kita lakukan, seseorang yang butuh perhatian kita. “Sayangnya,” kata Moore, “Kita tidak mendapat dorongan dari budaya modern untuk tidak melakukan apa-apa. Jika kita tidak melakukan sesuatu, kita merasa seperti kita telah menghabiskan waktu kita.”

Banyak dari kita terdorong untuk mengukur kesuksesan kita dari pencapaian dan barang-barang yang kita miliki. Bahkan wanita-wanita yang tidak mau menerima arti kesuksesan yang dangkal seperti itu mungkin juga merasa tidak nyaman untuk mencari waktu untuk diri mereka sendiri. Biasanya kita sering menemukan diri kita dengan waktu-waktu kosong yang biasanya kita gunakan untuk menonton TV, melakukan pekerjaan rumah tangga, atau berbicara dengan pasangan kita.

Jika kita sedang sendiri, kita akan mengambil telefon kita, remot TV, atau mesin penyedot debu . Kita menghindari diri kita sendiri karena kita takut akan apa yang bisa kita temukan: manusia tidak sempurna yang melewatkan kebahagiaan.

Kesendirian dan kesepian bukanlah dua hal yang sama. Kita bisa lari dari kehidupan selama beberapa waktu tanpa hilang dari dunia ini.

Saat saya melihat seorang anak kecil bermain di rumah tetangga saya, saya kagum akan kepuasan dan kebahagiaan yang terlukis di wajahnya. Ia seperti terserap ke dalam permainannya sendiri, menancapkan ranting kecil di atas sebuah pot kosong dan berbicara dengan bonekanya sendiri. Ia menikmati waktu bersama dirinya sendiri- sesuatu yang banyak dari kita sering lupakan.

Manfaat Kesendirian

Jika kita selalu terfokus pada kesibukan dari luar, atau bahkan pada hubungan-hubungan kita, kita melewatkan kesempatan untuk pertumbuhan dan pembaruan. Ini adalah alasan penting mengapa anda harus memiliki waktu untuk menyendiri:

Kita akan menjadi lebih kreatif saat kita menyendiri

Penulis pemenang Pulitzer prize, John Updike, seseorang yang telah menulis 51 buku mengatakan bahwa produktivitasnya yang tinggi disebabkan oleh kedisiplinannya menjaga waktu untuk menyendiri. “Idealnya,” ia menjelaskan, “kebanyakan hari-hariku seharusnya kosong, karena biasanya, di saat-saat kosong inilah inspirasi akan datang.”

Kesendirian bisa menyembuhkan rasa sakit kita

Beberapa tahun yang lalu, saya pernah mendengar sebuah cerita yang menarik. Salah satu sahabat baik teman saya mengalami sesuatu yang membuatnya panik: tangan dan lengan kirinya tiba-tiba mati rasa. Para dokter mengajukan beberapa tes untuk mendiagnoksa penyakit itu. Hasil yang ia dapatkan menunjukkan bahwa tumor otak adalah salah satu kemungkinannya. Namun, sebelum mengambil keputusan apapun dokter ini menganjurkan teman saya untuk menghabiskan 3 hari sendiri, memikirkan kehidupan. Walaupun pada awalnya ia merasa skeptis, ia memutuskan untuk pergi ke sebuah villa di pelosok dan mulai mendengarkan pikiran dan tubuhnya, membiarkan suara hatinya berbicara. “Selama ini aku telah menghindari sebuah kenyataan pahit bahwa pernikahanku telah berakhir,” ia menjelaskan setelah pengalaman itu pada teman saya. “Aku mempunyai 3 orang anak dan aku tidak mempunyai uang, dan aku merasa takut. Namun setelah 3 hari itu, aku menyadari kenyataan ini. Dan kelumpuhan yang aku rasakan hilang.”

Dengan kesendirian, kita bisa melihat dunia dengan objektif

“Kita hidup di dalam budaya yang terus membuat kita terfokus pada kondisi eksternal,” Moor menjelaskan. “Di era modern ini kita sepertinya terus ditarik keluar dari diri kita sendiri- oleh orang lain, media, dan tuntutan kehidupan. Tidak ada satu hal pun di budaya atau sistem edukasi kita yang mengajari bagaimana masuk ke dalam diri kita, bagaimana menenangkan pikiran dan perhatian kita. Akibatnya kita tidak memiliki waktu untuk jiwa kita.” Kita harus menyeimbangi kesibukan kehidupan modern dengan waktu untuk jiwa kita sendiri. Sesuatu yang disebut sebagai “open time” oleh seorang penyair bernama May Sarton. Menurutnya kita harus menyisakan sedikit waktu untuk dunia di dalam diri kita sendiri.” Saat kita menyendiri- dengan bermeditasi, berdoa, atau hanya berdiam- kita akan bernafas lebih dalam, melihat lebih jelas, mendengar lebih baik. Kita menjadi lebih sadar akan segala hal yang terjadi di kehidupan kita, dan dalam proses itu, kita akan menemukan kedamaian.

 

Kesendirian adalah sebuah liburan untuk jiwa.

minimalisme 1

Kita hidup di sebuah zaman yang menuntut banyak dari kita. Semakin kita berusaha untuk memenuhi tuntutan itu, semakin kita membutuhkan waktu untuk beristirahat. Teman saya tidak menyadari pentingnya menyendiri sampai ia menjadi seorang ibu rumah tangga dengan anak kembar dan seorang suami yang sering bekerja di luar kota. “Mengasuh anak-anak yang membutuhkan perhatian saya 24 jam menyadarkan saya akan pentingnya menyendiri,” ia mengaku. Suatu hari, saat suaminya pulang dari dinas luar kota yang panjang, ia memutuskan untuk tinggal di hotel dan tidak pulang ke rumah. Awalnya, ia harus menjelaskan ke suami dan kedua orangtuanya bahwa pernikahannya baik-baik saja. Suaminya akhirnya memahami kebutuhan istrinya itu untuk keluar dari rutinitas sehari-hariannya dan menyendiri. “Setelah seharian penuh bermandi busa, makan di hotel, dan sebuah novel yang tebal, saya merasa lebih bahagia.”

 

Dalam kesendirian, kita akan menemukan apa yang akan membuat kita hidup

cara untuk menang

Kita bisa menggunakan waktu kita untuk beristirahat atau melakukan aktivitas-aktivitas yang menyenangkan. Coba bayangkan bagaimana bahagiannya anda saat anda melakukan sebuah proyek tanpa gangguan, atau anda dapat mengejar passion anda dengan bebas. Sekitar 3 tahun yang lalu, saya mulai belajar untuk bermain gitar. Kemajuan saya tidak bisa dibilang cepat, namun, sendirian di kamar kos-kosan saya, memetik senar-senar berwarna emas itu membuat saya menemukan sebuah bahasa baru yang membawa saya ke dunia ajaib. Sebelum saya menyadarinya, satu jam berlalu begitu saja, kesadaran saya larut kedalam alunan gitar yang saya petik, dan saya merasa benar-benar puas. Anda mungkin menemukan pengalaman seperti ini saat anda berkebun, berenang atau menggambar. Apa yang membuat aktivitas-aktivitas ini spesial adalah mereka tidak diganggu oleh suara orang lain  atau keinginan orang lain.

Inilah mengapa kesendirian adalah sesuatu yang harus kita nikmati, bukan sesuatu yang harus kita takutkan. Dengan kesendirian, anda akan menemukan kreativitas, kedamaian, dan bahkan, diri anda sendiri. Di post saya selanjutnya saya akan menjelaskan bagaimana anda bisa mencari waktu-waktu untuk menyendiri di tengah kesibukan kehidupan.

 

Jika anda ingin mendapatkan artikel-artikel terbaru saya, tinggalkan email anda dan klik tombol subscribe di bawah ini. Atau, klik tombol “like” di atas. 🙂

Magnus lives in Semarang, Indonesia. He is currently managing the family's business together with his dad and his elder brother. Magnus enjoys reading and recently he started writing his personal reflections.

Write A Comment