Quantcast
Laugh

Anda Pernah Mengalami Lebih Parah Dari Ini… Dan Masih Bertahan Hidup

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Anda pernah merasakan racun kehidupan yang lebih mematikan dan masih bertahan hidup.

Anda telah menghadapi berbagai trauma kehidupan dan masih bertahan hidup. Tubuh dan pikiran manusia jauh lebih kuat daripada perkiraan kita. Langit dan bintang mengagumi anda karena anda adalah bagaimana Tuhan menunjukkan kekuatannya. 

Jadi saat orang-orang mencoba untuk menuduh, menjelek-jelekkan, atau meremehakan anda, anda berhak untuk membuang mereka dari kehidupan anda. Tinggalkanlah mereka karena mereka tidak baik untuk jiwa anda. Orang-orang yang benar-benar mencintai anda akan terus mencintai anda apa adanya, bukan memaksa anda untuk berpura-pura menjadi orang lain.

Mencintai Orang Lain dan Menjadi Diri Sendiri

Mencintai seseorang adalah salah satu tindakan paling berani yang bisa anda lakukan. Karena untuk menjalin sebuah hubungan anda harus mengesampingkan diri anda sendiri. Itulah mengapa anda harus belajar untuk mencintai diri anda sendiri.  Mencintai diri anda sendiri jugalah satu bentuk dari keberanian walaupun tidak semua orang akan memahaminya. Di sebuah zaman dimana kecanggungan dan ketidaknyamanan dianggap sebagai sebuah kelemahan, mencintai diri anda sendiri mungkin terasa sulit.  

Sejujurnya, perjalanan anda sebagai seorang manusia tidak akan pernah mencapai tujuan akhir atau satu tempat yang lebih bahagia sampai anda belajar untuk mencintai diri anda sendiri. 

Kesimpulannya, anda diciptakan untuk bertahan di tengah kesulitan apapun, dan cara terbaik untuk bertahan di dunia ini adalah dengan belajar untuk mencintai diri anda sendiri dan berhenti menunggu seseorang untuk mencintai anda.

Cinta dimulai dari cinta pada diri sendiri…

 

Jika anda mendapati tips ini bermanfaat dan ingin mendapatkan artikel-artikel terbaru saya lebih cepat, subscribe ke box dibawah ini atau like Facebook saya.

 

Magnus lives in Semarang, Indonesia. He is currently managing the family's business together with his dad and his elder brother. Magnus enjoys reading and recently he started writing his personal reflections.

Write A Comment