Quantcast
Live

Mengalahkan Ketakutan Kita Sedikit Demi Sedikit

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Di postku sebelumnya, aku telah menuliskan bahwa cara terbaik untuk mengalahkan ketakutanmu adalah dengan melakukan hal-hal yang paling kamu takutkan disamping semua ketakutan yang kamu rasakan saat itu.

Walaupun begitu, aku sadar ada beberapa ketakutan yang memang terlalu besar untuk dihadapi langsung. Menghadapi ketakutan-ketakutan ini secara langsung biasanya hanya akan menyebabkan kegagalan dan trauma untuk mencoba lagi.

Kegagalan memang tidak bisa dihindari, dan bahkan sesuatu yang normal di dunia ini, tetapi kegagalan untuk mencoba lagi adalah sesuatu yang fatal. Saat kamu berhenti mencoba, kegagalan adalah sesuatu yang pasti.

Terlebih lagi, melakukan hal-hal yang kamu takutkan juga membutuhkan kesiapan mental dan energi tinggi. Di tengah tekanan seperti itu, otak kita biasanya lebih memilih untuk menunda melakukan hal-hal menakutkan itu dan mengalihkan perhatian kita dengan hiburan-hiburan kosong seperti berita perselingkuhan terbaru, bokep, atau sixpack atlet yang masih dibawah umur (brondong).

Jadi apa yang sebaiknya kita lakukan?

Mengalahkan Ketakutan Kita Sedikit Demi Sedikit  

Satu cara lain yang bisa kita gunakan untuk mengalahkan ketakutan kita adalah dengan melawan ketakutan kita sedikit demi sedikit. Apa maksud kalimat itu?

Itu artinya menghadapi ketakutan-ketakutan kita selangkah demi selangkah.

Contohnya,

Jika kamu adalah seorang jomblo kronis yang selalu merasa takut untuk berkenalan dengan seseorang yang menurutmu menarik, mungkin kamu bisa mulai dengan menyapa pria/wanita menarik itu dengan “hi” atau “halo” pendek. Kamu tidak perlu mengatakan apa-apa setelah itu, kamu hanya ingin menyapanya dan membiasakan otakmu dengan tekanan-tekanan kecil yang kemudian akan meningkatkan kepercayaan dirimu.

Nah, setelah kamu berhasil menyapanya, kamu mungkin ingin mencoba untuk menanyakan kabarnya. Nah setelah kamu berhasil melakukan hal itu, kamu mungkin ingin menanyakan apakah ia sudah menonton Avengers Infinity Wars atau makan di restoran X atau nongkrong di kafe Y. Intinya kamu ingin memaksa otakmu untuk melakukan hal-hal yang kamu takutkan secara bertahap.

Strategi ini juga bisa kamu gunakan di tempat kerja. Jika kamu adalah seorang sales baru yang merasa tertekan untuk menelpon prospekmu, kamu mungkin bisa melakukan beberapa pemanasan sebelum melakukan panggilan itu. Pemanasan-pemanasan ini bisa berupa menelpon sahabatmu, orang tuamu, dan jika kamu ingin tantangan yang lebih besar, kamu bisa menelpon calon mertuamu…

Dan tentunya, strategi ini juga bisa kamu gunakan untuk hal-hal lain seperti ketakutan untuk berpidato atau menyanyi di depan umum. Intinya adalah, kamu ingin membiasakan dirimu sendiri dengan ketidaknyamanan kecil sampai kamu memiliki cukup kepercayaan diri untuk menghadapi ketakutan terbesarmu.

Pada akhirnya, satu-satunya cara untuk menghilangkan ketakutanmu adalah dengan menghadapinya langsung. Membaca sebuah post untuk melawan ketakutan tidak akan menghilangkan ketakutan-ketakutanmu. Kamu harus melawan ketakutan-ketakutan itu dengan tindakan- tidak penting apakah tindakan itu besar atau kecil.

Jadi apa yang akan kamu lakukan untuk melawan ketakutanmu hari ini?

 

Jika kamu menemukan post ini bermanfaat, kamu bisa men subscribe ke blog ini dengan mencantumkan emailmu dibawah ini. Dengan mencantumkan emailmu dibawah ini, kamu akan mendapatkan 3 buku rekomendasi dariku yang aku percayai akan merubah kehidupanmu dan satu atau dua bonus artikel setiap bulannya. Jadi tunggu apa lagi?

Magnus lives in Semarang, Indonesia. He is currently managing the family's business together with his dad and his elder brother. Magnus enjoys reading and recently he started writing his personal reflections.

Write A Comment