Quantcast

“Satu repetisi lagi! Itulah satu hal yang akan membedakan pemenang dan pecundang” – anonim Setelah mengevaluasi kehidupan saya beberapa tahun terakhir ini, saya baru menyadari berapa banyak waktu yang saya habiskan di gym. Saya adalah orang itu yang selalu anda lihat di gym dari hari Senin sampai Jumat. Melewati sebuah sesi gym adalah satu hal yang tabu bagi saya. Namun, saya tidak menjadi seorang gym-addict begitu saja. Diperlukan waktu yang lama dan proses yang cukup panjang sebelum saya mencintai olahraga ini. Saat saya pertama kali pergi ke gym, saya tidak menyukainya sama sekali. Jika bukan karena tim sales yang rajin mengajak saya masuk ke gym, saya tidak akan menginjakkan kaki saya ke gym. Minggu pertama saya di gym berakhir cukup mengenaskan. Minggu itu saya membatalkan 3 dari 4 appointment dengan pelatih saya, karena mengangkat beban begitu melelahkan dan menyakitkan. Life Buddy dan Satu Repetisi Lagi Namun, semua itu berubah setelah…

Apakah sesuatu yang baik, mulia dan indah bisa menjelma menjadi sesuatu yang jahat, egois, dan kejam? Apakah sesuatu yang dapat memberikan kehidupan juga dapat mengakhiri kehidupan? Itulah kekuatan cinta; karena meskipun cinta bisa membuat anda orang paling bahagia di bumi ini, cinta juga dapat membuat anda menjadi orang yang paling sengsara di bumi ini. Ketika kita membuka hati kita untuk mencintai, mempercayai dan mengasihi, kita juga membuka hati kita untuk dikhianati, dilukai, dan disakiti. Namun, kebanyakan orang tidak menyadari hal ini, dan inilah yang mengapa kebanyakan hubungan di dunia ini gagal. Pengkhianatan Waktu kecil dulu, saya sering menonton film Disney. Satu hal yang membuat saya menyukai film-film Disney adalah melihat tokoh favorit saya menemukan cinta sejati mereka. Hal ini membuat saya percaya bahwa setiap kisah cinta harus berakhir dengan bahagia. Namun, kepercayaan itu sirna ketika saya bertemu dengan Clara (bukan nama sebenarnya).  Setelah berpacaran dengannya, saya sadar bahwa tidak semua…

“Sebagai pengarang saya masih lebih percaya kepada kekuatan kata daripada kekuatan peluru yang gaungnya hanya akan berlangsung sekian bagian dari menit, bahkan detik.” ― Pramoedya Ananta Toer Kata-kata anda adalah hidup anda. Apa yang anda katakan dapat membuat anda menjadi seorang pahlawan negara atau lawakan masyarakat. Hal ini bisa kita lihat dari cerita Habiburokhman yang sedang heboh di sosial media beberapa hari terakhir. Februari lalu Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman sempat berkomentar mengenai proses pengumpulan data KTP dukungan terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Salah satu komentar yang sempat membuat netizen heboh adalah kata-katanya bahwa ia “berani terjun bebas dari Puncak Monas” jika tim Ahok berhasil mengumpulkan 1 juta KTP. Kalimat ini ia tulis lewat akun Twitter pribadinya dan saat itu, ia sangat percaya bahwa Teman Ahok tidak akan berhasil mengumpulkan 1 juta KTP.   Namun, Dalam penghitungan yang dilakukan sampai Minggu sore kemarin, jumlah KTP…

“Tujuan dari kehidupan adalah untuk menjalaninya dengan penuh semangat, merasakan berbagai pengalaman sepenuh hati, selalu mencari dan mencoba berbagai pengalaman baru tanpa rasa takut.”- Eleanor Roosevelt Bagi kebanyakan orang di dunia ini, perubahan adalah sesuatu yang sangat menakutkan. Kita lebih suka bersembunyi dibalik kenyamanan kita, menunggu jaminan yang pasti daripada mengambil risiko untuk maju dan memulai sesuatu yang baru. Akibatnya, kita terus menunggu kode keras dari “si dia”, persetujuan orang lain, momen yang tepat untuk memulai bisnis, dan terus menunggu hingga semua risiko di depan mata kita hilang. Namun, ini bukanlah cara kita seharusnya hidup. Kita tidak akan pernah bisa menghilangkan semua risiko di dalam kehidupan kita. Kita bisa mencoba untuk meminimalisir risiko yang kita ambil, tapi risiko itu tidak akan pernah hilang. Kehidupan tanpa risiko bukanlah sebuah kehidupan yang layak untuk dihidupi. Bayangkan betapa membosankannya hidup jika anda mengetahui bagaimana hidup anda akan berakhir. Hidup bukanlah sebuah buku untuk…