Quantcast

Hubungan kita adalah salah satu aspek paling penting untuk membangun kehidupan yang lebih bahagia. Berbicara dengan teman dekat kita bisa menjadi salah satu pengalaman paling intim yang bisa kita rasakan. Namun, kita biasanya tidak menghargai pembicaraan ini seperti seharusnya: kita tidak cukup memperhatikan orang-orang terpenting kehidupan kita. Seperti bagaimana kita menggunakan filosofi Minimalisme untuk mengurangi hal-hal yang berlebihan, kita bisa menggunakan filosofi Minimalisme untuk mengurangi pembicaraan-pembicaraan yang berlebihan untuk fokus pada pembicaraan-pembicaraan yang lebih berarti. Pikirkan 7 tindakan di bawah ini: Pastikan kata-kata anda bermanfaat. Anda tidak perlu berkata banyak, anda hanya perlu memastikan bahwa kata-kata anda menambah nilai di dalam pembicaraan anda. Sangatlah penting untuk menyadari apa yang anda katakan, dan yang lebih penting lagi, mengapa anda mengatakannya. Kembangkan kota kata anda. Mempelajari berbagai kota kata baru akan membuat kata-kata yang keluar dari mulut anda lebih tepat, dan ketepatan akan membuat kita bisa menjelaskan apa yang kita maksud dengan…

Di sebuah zaman di mana memiliki ratusan teman di Facebook adalah sesuatu yang sangat mudah, persahabatan yang dibangun atas rasa hormat, kesamaan, dan pengalaman yang sama menjadi sesuatu yang sangat sulit ditemukan di dunia modern. Kita bisa dengan mudah berbicara dengan siapapun online, namun apakah itu membuat mereka menjadi seorang teman dan teman sejati kita? Di sisi lain, teman-teman yang anda pikir bisa anda percayai di kehidupan nyata bisa menjadi orang-orang yang terasa dingin, aneh, dan tidak bisa diandalkan daripada orang-orang yang anda temui di dunia digital. Penelitian menunjukkan bahwa seseorang yang memiliki ribuan teman Facebook pun hanya akan memiliki beberapa teman baik di kehidupan nyata. Jadi bagaimana anda bisa memastikan bahwa sahabat-sahabat anda adalah orang yang tulus? Di bawah ini adalah 11 tanda persahabatan sejati: Mereka bisa menerima anda apa adanya, termasuk kelemahan anda Mereka tidak mau merubah anda, mereka menerima segala kekuatan dan kelemahan anda, dari keanehan sampai…

Pikirkan seseorang yang anda hormati karena kejujurannya, untuk keterbukaannya, untuk integritas yang ia miliki. Anda kenal beberapa orang seperti ini bukan? Pilih satu, dan pikirkan tentang orang itu sejenak. Setiap kata-katanya terasa tulus. Apa adanya. Jujur. Anda akan merasa nyaman saat bersamanya dan berinteraksi dengannya. Kita merasa aman saat bersama orang-orang tulus, seolah-olah kita bisa menceritakan rahasia terbesar kita, seolah-olah kita bisa mempercayakan mereka dengan apa saja. Dan saat kita mengenal orang-orang ini lebih dalam- saat kita telah membangun hubungan dengan mereka, menemukan bahwa mereka adalah orang yang kita kenal selama ini, perasaan itu adalah sesuatu yang menyenangkan, bahwa dibalik muka yang anda kenal itu adalah diri mereka sendiri, tulus dan apa adanya. Orang-orang yang tulus tidak memiliki agenda, namun mereka memiliki aspirasi. Orang-orang tulus bisa dipercaya, namun terkadang mereka pun membuat kesalahan. Orang-orang tulus cukup peduli untuk mendengarkan, namun terkadang mereka tidak mendengar apa yang kita katakan sepenuhnya. Orang-orang…

Sederhanakan daftar tujuan-tujuan anda. Daftar tujuan yang panjang dan bertele-tele hanya akan dilupakan dan mengumpulkan debu. Kapan terakhir kali anda menyelesaikan daftar tujuan yang panjang? Anda mungkin berhasil menyelesaikan beberapa tujuan pertama anda, namun cepat atau lambat, biasanya anda akan melupakannya (atau menganggap beres beberapa tujuan yang belum terpenuhi). Daftar tujuan yang panjang hanya akan membuat anda merasa bersalah. Semakin panjang daftar tujuan yang belum terselesaikan, semakin anda akan kecewa. Dan pada titik tertentu, anda akan memutuskan untuk berhenti melihat daftar itu karena melihatnya membuat anda merasa bersalah. Lalu anda akan merasa tertekan dan semuanya akan menjadi masalah yang lebih besar. Ada cara yang lebih baik. Pecahkan daftar itu menjadi tujuan-tujuan yang lebih kecil. Contohnya, pecahkan sebuah daftar yang berisi 100 tujuan menjadi 10 daftar kecil dengan 10 tujuan. Itu artinya, saat anda menyelesaikan sebuah tujuan di daftar anda, anda berhasil menyelesaikan 10%, bukan 1 %. Ya, anda akan mempunyai…

Jika anda seperti kebanyakan orang, bangun pagi bukanlah sesuatu yang anda sukai. Dan percayalah, saya memahami hal itu. Namun bagaimana jika saya memberi tahu anda bahwa bagi beberapa orang, pagi hari adalah waktu terpenting mereka? Sebuah waktu untuk menemukan kedamaian, melakukan hal-hal produktif, dan memikirkan hidup. Orang-orang sukses tahu bahwa memulai hari dengan kedamaian dan fokus akan memberikan mereka momentum positif sepanjang hari. Dan ini bukan hanya tentang menjadi lebih produktif. Penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang bangun lebih pagi biasanya terlihat lebih bahagia dan produktif. (Di sisi lain, orang-orang yang tidur malam dikatakan lebih cerdas dan produktif)   Sementara kebanyakan orang tidak berhenti-hentinya memencet tombol snooze di alarm smartphone mereka, atau kepayahan memakai celana tidur mereka, dan keluar dari pintu kamar tidur mereka, anda memiliki kesempatan untuk mempersiapkan diri anda membuat hari-hari anda menjadi lebih baik dengan memanfaatkan waktu pagi hari anda… Waktu pagi hari itu biasanya terdiri dari 60…

Alat-alat yang kita gunakan akan menjadi baik atau buruk tergantung cara kita menggunakannya. Sebuah gergaji mesin bisa membabat habis pohon busuk yang ada di belakang rumah anda, memastikan pohon itu tidak jatuh ke rumah tetangga anda, atau untuk memotong tetangga anda. Sekaleng cat bisa anda gunakan untuk menghiasi rumah anda atau mencoret-coret tembok rumah seseorang. Hal ini juga berlaku untuk teknologi-teknologi yang kita gunakan. Kita bisa menggunakan Facebook, Instagram, dan Twitter untuk memperkaya kehidupan kita dan orang-orang di sekitar kita, untuk berkomunikasi dan membagikan ide-ide anda kepada teman-teman anda. Atau kita bisa terjebak dalam segitiga Bermuda media sosial, hilang dan larut dalam layar kotak yang ada di depan mata kita. Kita bisa menggunakan smartphone kita untuk memotret bangunan-bangunan indah, mengirimkan pesan pada orang-orang yang anda cintai, mencari jalan menuju sebuah tempat yang mengasyikkan. Atau kita bisa menggunakan alat yang sama untuk menjadi orang yang menjengkelkan: seseorang yang terus mengecek email,…

Jika anda selalu harus pulang lebih malam dan bekerja di akhir pekan, itu bukanlah karena anda punya banyak pekerjaan. Ini disebabkan karena anda tidak melakukan cukup di dalam pekerjaan sehari-hari anda. Dan alasannya biasanya adalah gangguan. Coba pikir lagi: Kapan anda benar-benar bisa menyelesaikan pekerjaan anda? Jika anda seperti kebanyakan orang, itu biasanya pada malam hari atau subuh-subuh. Ini bukanlah sebuah kebetulan bahwa waktu-waktu ini adalah waktu di mana anda biasanya tidak bertemu orang lain. Pada pukul jam 2 siang, orang-orang biasanya sedang meeting, menjawab telepon, atau mengobrol dengan kolega. Perbincangan-perbincangan kecil itu mungkin terlihat baik-baik saja dari luar, namun aktivitas itu sebenarnya menggerogoti waktu kita. Gangguan bukanlah kerjasama, gangguan adalah gangguan. Dan saat anda diganggu, anda tidak akan menyelesaikan apa-apa. Gangguan memecahkan hari anda menjadi beberapa sesi bekerja. 45 menit bekerja, lalu anda ditelepon. 15 menit kemudian, sudah jam makan siang. Satu jam kemudian, anda ada meeting. Namun anda…

Pernahkah anda menonton film Wall-E? Sebuah kartun yang menunjukkan masa depan manusia: robot sampah, kursi yang berjalan, pintu otomatis, dan manusia-manusia malas yang tidak perlu melakukan apa-apa. Namun, apakah kehidupan kita terlihat seperti itu sekarang? Well, jawabannya adalah tidak. Percaya atau tidak, sejak tahun 1930an ekonomis memprediksi bahwa karyawan-karyawan dunia akan memiliki lebih banyak waktu luang. Dan walaupun waktu yang digunakan orang-orang untuk bekerja sudah menurun, dan kita mengetahui bahwa terlalu banyak bekerja bisa mempengaruhi kesehatan kita, banyak dari kita menghabiskan lebih dari 50 jam seminggu bekerja. Pekerja modern dengan smartphone biasanya bekerja lebih dari 70 jam. Apa yang terjadi? Jawabannya sederhana: smartphone kita. Kita semua mencintai smartphone kita bukan? Di dalam kantong kita, kita membawa telepon, kalender, buku, televisi, dan banyak hal lainnya. Kita bisa mengevaluasi laba rugi perusahaan kita, mengedit dokumen, membaca laporan, mengkontak klien, memesan kamar- dan sebagainya. George Jetson menyebut bosnya “tukang pecut” karena ia harus…

Sangatlah mudah untuk terus melakukan apa yang anda pikir harus anda selesaikan. Lebih sulit untuk berhenti sejenak dari kesibukan-kesibukan itu dan bertanya mengapa anda melakukan pekerjaan anda . Ini adalah beberapa pertanyaan yang harus anda tanyakan pada diri anda sendiri untuk memastikan apakah pekerjaan anda itu cukup bermakna: Kenapa anda melakukan pekerjaan ini? Pernahkah anda menemukan diri anda mengerjakan sesuatu tanpa mengetahui alasannya? Kenapa? Seseorang hanya memerintah anda untuk melakukannya. Hal ini sebenarnya sering terjadi. Jadi penting bagi anda untuk menanyakan mengapa anda mengerjakan ______. Untuk apa saya melakukan hal ini? Siapa yang menerima manfaatnya? Apa motif dibalik tugas ini? Mengetahui jawaban pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu anda memahami tugas itu. Masalah apa yang sedang anda selesaikan? Apa masalahnya? Apakah pelanggan anda bingung? Apakah anda bingung? Apakah sesuatu masih tidak jelas? Apakah sesuatu yang tidak mungkin dilakukan sebelumnya menjadi mungkin? Terkadang saat anda menanyakan pertanyaan-pertanyaan ini, anda akan menemukan bahwa anda…

Pada tahun 1906 hidup seorang ekonomis Italia yang bernama Vilfredo Pareto. Suatu hari Pareto menyadari bahwa 20% kacang polong di kebunnya memproduksi sekitar 80% kacang yang ia panen setiap bulan. Hal ini membuatnya berpikir tentang hasil temuannya dalam konteks ekonomi dunia. Lalu, ia mulai menemukan sebuah pola di berbagai industri, perusahaan, dan masyarakat yang menarik: 80% hasil produksi yang ada di Amerika datang dari 20% fraksi paling produktif. Hal ini kemudian menjadi basis dari Prinsip Pareto atau apa yang biasanya disebut sebagai prinsip 80/20. Prinsip 80/20 mengatakan bahwa 80% dari hasil yang kita dapatkan datang dari 20% tindakan kita. Prinsip 80/20 ini adalah salah satu prinsip manajemen paling populer sepanjang sejarah. Pengusaha-pengusaha terkenal biasanya menemukan bahwa sekitar 20% dari pelanggan mereka bertanggung jawab atas 80% hasil penjualan mereka. Mereka menemukan bahwa sekitar 20% salesman mereka menutup 80% penjualan perusahaan itu. Mereka menemukan bahwa 20% biaya yang anda bayar menyebabkan 80%…