Quantcast
Live

3 Tips Menemukan Pekerjaan Impian Lo

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr

Seperti yang sudah gue tulis minggu lalu, hidup itu pendek. Cepat atau lambat kematian akan mendatangi kita semua. Itulah kenapa kita harus menggunakan waktu kita di dunia ini dengan baik dan melakukan sesuatu yang berarti.

Nah, pertanyaannya adalah apa itu artinya melakukan sesuatu yang berarti?

Apakah itu berarti keluar dari pekerjaan kantor lo yang super membosankan dan mengikuti sebuah organisasi nil laba yang berusaha untuk menyelamatkan dunia?

Apakah itu berarti belajar karate dan menciptakan kostum kelelawar untuk melawan kejahatan?

Well, nggak juga. Jawaban dari pertanyaan itu jauh lebih sederhana dari dugaan lo. Melakukan sesuatu yang berarti bisa ditafsirkan sebagai menemukan sebuah pekerjaan yang berarti…

Coba pikir sejenak.

Kita akan menghabiskan ⅓ waktu kita di dunia ini bekerja. Dalam konteks ini, pekerjaan itu sendiri bisa berarti pekerjaan yang dibayar atau tidak dibayar seperti mengasuh anak atau memimpin sebuah organisasi sosial. Jika lo adalah seperti kebanyakan manusia di dunia ini, ini adalah kenyataan sehari-hari lo.

Jadi, melakukan sesuatu yang berarti tidak lain adalah menemukan sebuah pekerjaan yang berarti. Atau paling tidak, cukup berarti untuk lo.

Nah, sekarang pertanyaannya adalah, bagaimana kita bisa menemukan pekerjaan yang berarti ini?

Berbagai filsuf dan ilmuwan dunia sudah memperdebatkan pertanyaan ini dari dulu. Dan di post ini, gue telah menyaring beberapa penemuan mereka menjadi tiga langkah sederhana untuk membuat pekerjaan lo lebih berarti.

1# Kembali ke dalam diri lo sendiri


Langkah pertama yang harus lo ambil untuk membuat pekerjaan lo lebih berarti adalah kembali ke dalam diri lo sendiri dan mulai menggali keunikan lo. Beberapa orang menyebut keunikan ini passion, beberapa orang menyebutnya panggilan, dan beberapa orang lagi menyebutnya nasib. Namun, bagaimanapun cara lo menyebutnya, yang terpenting adalah menemukan keunikan tersebut dan menjadikannya bagian dalam pekerjaan dan kehidupan lo.

Kita Semua Terlahir Unik

Setiap dari kita terlahir unik. Beberapa dari kita dilahirkan dengan kelebihan untuk merangkai kata-kata, berhitung cepat, dan bahkan, memainkan seruling dengan hidung. Keunikan ini datang dari DNA kita. Kombinasi kode genetik kita tidak pernah ada sebelumnya dan tidak akan mungkin akan ada lagi.

 

Keunikan ini memberikan setiap dari kita sebuah potensi untuk melakukan sesuatu yang luar biasa. Dan tugas kita di dunia ini adalah untuk menemukan potensi itu dan mengembangkannya, mengekspresikan keunikan kita lewat pekerjaan kita.

Tekanan Sosial

Apa yang membuat lo tidak bisa merasakan atau menemukan potensi ini di dalam diri lo adalah seberapa jauh lo sudah menyerahkan identitas lo pada tekanan sosial yang ada di sekeliling lo.

Hal ini bisa membuat lo terjebak di dalam sebuah situasi yang berbahaya. Lo memilih karir yang tidak cocok untuk lo. Keinginan dan ketertarikan lo pelan-pelan berkurang.

Lo mulai melihat kesenangan dan kepuasan sebagai sesuatu yang datang di luar pekerjaan lo. Karena lo sudah tidak lagi tertarik dengan pekerjaan lo, lo gagal untuk memperhatikan perubahan-perubahan yang terjadi di dalam industri lo- dan akibatnya, lo membuat kesalahan-kesalahan kecil yang membahayakan karir lo.

 

Lo mulai mengisi hari-hari lo di kantor dengan memutar spinner, menonton video kucing, dan membaca gossip-gossip terbaru tentang Ayu Ting Ting. Lo menjadi stress karena kehidupan lo terasa tak berarti dan akhirnya memutuskan untuk melelang diri lo sendiri di OLX.

Membuat Pekerjaan Lebih Berarti

Perceraian identitas dan pekerjaan inilah yang membuat kebanyakan dari kita membenci pekerjaan kita. Itulah kenapa jika lo ingin membuat pekerjaan lo lebih berarti, hal pertama yang harus lo lakukan adalah menggali keunikan lo.

Lo bisa mulai dengan mencari tanda-tanda keunikan lo dari masa lalu. Dengan melakukan hal itu, lo akan membebaskan keunikan lo dari suara-suara yang membingungkan- suara orangtua, teman-teman, dan bahkan calon mertua lo (Oh tidak!).

 

Cobalah untuk mulai menggali pola dasar identitas lo.  

Hal ini berarti mencoba mengingat apa yang membuat lo bersemangat saat lo masih kecil dulu. Menurut penulis, Robert Greene, seorang penulis yang meneliti figur-figur terkenal di sejarah seperti Leonardo Davinci dan Marcel Proust, keunikan kita biasanya terlihat jelas saat kita masih kecil dulu. Menurutnya, mengetahui ketertarikan masa kecil kita sangatlah penting karena saat kita masih kecil, ketertarikan kita belum dipengaruhi suara-suara orang lain.

Lo juga bisa mencoba untuk menjelajahi ketertarikan lo, mencoba untuk mencari sebuah bidang yang cocok dengan keunikan lo, dan membuat eksperimen-eksperimen kecil. Minggu depan, kita akan mengupas topik ini lebih dalam karena aplikasi dari prinsip ini tidaklah sesederhana itu. Tapi untuk saat ini, mulailah dengan menggali ketertarikan lo.

 

2# Rubah cara lo melihat pekerjaan


Begitu lo sudah menemukan keunikan lo, lo harus mulai mengevaluasi karir lo saat ini dan karir baru yang ingin lo mulai. Pilihan yang lo buat di titik ini- atau perubahan yang akan lo buat- sangatlah penting. Untuk mempermudah pilihan itu, lo harus merubah cara lo melihat pekerjaan lo saat ini.  

Seperti yang gue tulis sebelumnya, seringkali kita memisahkan pekerjaan dan kehidupan kita. Kita mempunyai pekerjaan kita, dan kehidupan di luar pekerjaan kita, dimana kita menemukan kebahagiaan dan kenikmatan. Pekerjaan adalah sebuah cara untuk mencari uang, sehingga kita bisa bertahan hidup. Dan ini adalah cara yang menyedihkan untuk memandang pekerjaan lo.

Alih-alih, lo ingin melihat pekerjaan lo sebagai sebuah panggilan. Dan dalam konteks ini, suara yang memanggil lo ini datang dari dalam diri lo sendiri. Suara itu adalah keunikan lo. Suara itu akan memberi tahu lo pekerjaan apa yang harus lo lakukan dan aktivitas apa yang akan membuat lo bahagia. Dengan cara pandang seperti ini, pekerjaan lo akan menjadi sesuatu yang terhubung dengan kepribadian lo, keunikan lo, bukan sesuatu yang terpisah dari identitas lo.

 

3# Lihat pencarian arti pekerjaan lo sebagai sebuah proses

Ketiga, lo harus melihat karir lo sebagai sebuah perjalanan dengan berbagai tikungan, bukan sebuah jalan lurus yang mulus. Lo memulai perjalanan lo dengan sebuah bidang atau posisi yang kurang lebih sesuai dengan keunikan lo. Posisi awal ini memberikan lo ruang untuk bergerak dan memberikan kesempatan untuk belajar. Lo tidak ingin memulai dari sesuatu yang terlalu tinggi, terlalu ambisius- lo harus bertahan hidup dan membangun keahlian lo.

Menemukan pekerjaan yang berarti adalah sebuah proses uji coba yang panjang. Lo tidak akan tiba-tiba bangun dan menemukan satu pekerjaan yang membuat lo bahagia selamanya. Seperti segala hal lain dalam kehidupan, menemukan pekerjaan yang berarti adalah sebuah proses. Lo harus mencoba melakukan sesuatu, memperhatikan bagaimana rasanya melakukan pekerjaan itu, dan menyesuaikan pekerjaan itu dengan kehidupan lo, lalu mencoba lagi.

Seperti mencari cinta, hanya sedikit dari kita yang akan menemukan pekerjaan yang berarti pada percobaan pertama. Lo harus bersabar dan terus mencoba sampai lo menemukan pekerjaan itu.

Harga Melakukan Sesuatu yang Berarti

Saat lo berhasil menemukan pekerjaan yang berarti untuk lo, lo mungkin berpikir bahwa itu adalah akhir dari segalanya. Lo berpikir bahwa kehidupan lo sudah lengkap dan lo tidak akan lagi merasa tertekan atau stress. Namun, jangan salah, terkadang hal terbaik di dalam kehidupan ini biasanya tidak pernah seindah bayangan kita…

Apa yang harus kita sadari adalah kita tidak akan pernah mendapatkan sesuatu tanpa membayar harga yang sesuai untuk mendapatkannya. Lo tidak akan mendapatkan cinta tanpa sakit hati. Lo tidak akan mendapatkan pekerjaan yang berarti tanpa pengorbanan yang berarti…

Melakukan sesuatu yang berarti terkadang bukan berarti mencintai apa yang lo lakukan setiap waktu. Ada harga yang harus lo bayar untuk melakukan sesuai yang berarti. Seperti mencari pasangan, mencari pekerjaan yang berarti bukanlah tentang mencari pekerjaan yang membuat lo bahagia selamanya, melainkan mencari pekerjaan yang bisa membuat lo mau terus bekerja walaupun terkadang, lo tidak merasa senang melakukannya.  

Setelah membaca artikel ini, lo mungkin bergumam pada diri lo sendiri. Hmmm, oke aku setuju dengan prinsip-prinsip ini Magnus. Tapi bagaimana aku mengaplikasikan prinsip-prinsip ini dalam hidupku dan menemukan pekerjaan yang berarti?

Well, lo akan menemukan jawaban dari pertanyaan itu minggu depan. Stay tuned!

Jika lo ingin mendapatkan artikel gue selanjutnya lebih cepat, subscribe ke blog gue dengan mencantumkan e-mail lo di box dibawah ini.

Selain mendapatkan artikel-artikel terbaru gue, lo juga akan mendapatkan rekomendasi buku yang gue jamin akan merubah persepsi lo. Oh, dan kadang-kadang gue juga akan membagikan artikel spesial dan video-video lucu seperti video (something funny that month) yang gue temukan beberapa hari yang lalu.

Magnus lives in Semarang, Indonesia. He is currently managing the family’s business together with his dad and his elder brother. Magnus enjoys reading and recently he started writing his personal reflections.

Write A Comment