Quantcast
Tag

Inspirational

Browsing

Waktu gue kuliah di Singapura dulu, gue pernah ikut sebuah klub berpidato yang bernama Toastmaster. Dan waktu gue menjabat sebagai salah satu komite klub itu, kepala komite klub gue mencoba untuk melakukan sesuatu yang menarik, yaitu: menciptakan sebuah program mentorship untuk anggota-anggota baru. Saat seseorang baru mendaftar ke klub Toastmaster, ia akan diperkenalkan ke seorang mentor. Seseorang yang akan menemaninya berlatih, mengajarinya berbagai teknik berpidato, dan dalam kasus tertentu, mengisi kekosongan hati yang mereka rasakan dari waktu ke waktu (ada sekitar 3 atau 4 pasangan yang terlahir dari hubungan mentor-mentee ini, sesuatu yang fantastis menurut gue). Hubungan mentor-mentee ini membuahkan hasil yang luar biasa. Anggota-anggota baru yang biasanya merasa enggan untuk melakukan presentasi tiba-tiba menjadi lebih aktif. Setiap kali kita mengadakan event-event untuk menarik anggota baru, pendaftaran kita terus meningkat. Jumlah manusia-manusia jomblo di klub gue semakin berkurang (entah karena program mentorship atau karena bertambahnya anggota baru). Dan yang paling…

Baru-baru ini, gue menonton sebuah film Disney yang berjudul The Wrinkle in Time bersama tunangan gue. Dan setelah 30 menit menonton film itu, gue menjadi semakin yakin bahwa sutradara itu pasti sedang menghisap ganja saat ia sedang membuat film tersebut. Bagaimana tidak? Dalam waktu 30 menit, gue melihat bunga-bunga yang bernyanyi riang seperti di film teletubies, makhluk yang terlihat seperti seledri terbang, dan Oprah Winfrey yang didandani seperti seorang Super Saiya… Film itu mengisahkan tentang pertualangan dua anak, Meg dan Charles Wallace, yang sedang mencari ayahnya yang menghilang ke dunia lain. Ayah dan ibu mereka adalah dua ilmuwan yang sedang meriset tentang konsep dunia di dalam dunia (mereka percaya bahwa ada beberapa dunia di dalam bumi ini, mereka hanya ada dalam waktu ‘berbeda’). Dan entah itu karena sebuah kecelakaan atau kebetulan, ayah mereka menemukan sebuah pintu ke dunia lain. Didorong oleh rasa penasaran yang akan membuat anak lima tahun malu,…

Percaya tidak percaya, langkah pertama untuk memulai sebuah hubungan yang bahagia bukanlah memperias wajah lo, mendaftar ke sebuah gym, atau bahkan belajar menari diantara tiang seperti orang India. Percaya tidak percaya, langkah pertama memulai sebuah hubungan yang bahagia adalah belajar untuk menerima diri lo sendiri… Ya, gue yakin banyak dari kita pasti sudah pernah mendengar nasihat itu di satu waktu kehidupan kita. Entah itu dari guru agama kita, orangtua kita, atau bahkan dari teman kita yang sedang mabuk dan tiba-tiba menjadi bijak… Namun, setiap kali kita mendengar nasihat itu, gue yakin lo pasti akan bertanya pada diri lo sendiri. “Ya itu memang kedengarannya bagus sih… tapi sebenarnya apa sih artinya menerima diri sendiri?” Nasihat itu memang terdengar seperti nasihat-nasihat motivator botak berkacamata yang dulu sempat sering tampil di Metro TV… Nasihat-nasihat ambigu yang lebih mudah didengar daripada dipraktekkan… Well, itulah kenapa di post ini gue akan mencoba untuk menerangkan arti…

Oke, gue yakin setelah membaca post gue tentang 3 Rencana Kehidupan dan Eksperimen Hidup, lo kurang lebih sudah mempunyai gambaran yang lebih jelas tentang karier masa depan lo. Namun gambaran-gambaran ini tidak cukup untuk menciptakan sebuah karier. Lo harus membuat pilihan yang tepat, dalam artian bukan pilihan yang 100% benar (karena pilihan seperti itu tidak ada), tetapi sebuah pilihan yang mantap. Sebuah pilihan yang lo percayai. Sebuah pilihan yang membuat hati lo tenang. Dan membuat pilihan seperti itu membutuhkan sebuah keahlian tersendiri. Sebuah keahlian yang akan kita bedah di post ini. Kenapa Kita Harus Membuat Pilihan? Saat kita masih kecil dulu, keinginan kita sepertinya tidak ada habisnya. Kita selalu menginginkan mainan baru, gadget baru, baju baru, atau dalam kasus tertentu, pacar baru. Dan anak-anak kecil biasanya bisa bertingkah seperti itu karena mereka masih belum tahu bahwa ada harga yang harus mereka bayar untuk mendapatkan sesuatu. Mereka hanya belum merasakannya. Mereka…

Minggu lalu kita sudah membahas bagaimana menemukan keunikan kita adalah kunci untuk menemukan pekerjaan impian lo. Kita juga membahas bagaimana menemukan pekerjaan impian lo adalah sebuah proses panjang yang terkadang mengharuskan kita untuk mengorbankan sesuatu. Nah pertanyaannya adalah, bagaimana kita mengaplikasikan prinsip-prinsip itu dan menemukan pekerjaan impian lo? Lo akan menemukan jawabannya di post ini. Kembali Ke Masa Lalu Lo Seperti yang sudah kita bahas minggu lalu, cara paling mudah untuk menemukan keunikan kita adalah dengan melihat kembali ke masa lalu dan mulai menggali ketertarikan masa kecil kita. Coba ingat-ingat aktivitas seperti apa yang membuat lo tidak keberatan untuk melakukannya berkali-kali, sebuah subjek yang mengaduk rasa penasaran lo, sesuatu yang membuat lo bersemangat hingga lo lupa diri dan ngompol di kelas. Keunikan ini sudah ada di dalam diri lo, jadi lo tidak perlu bingung untuk mencarinya kemana-mana lagi. Lo hanya perlu menggali masa lalu lo dan menemukan apa yang sudah…

Seperti yang sudah gue tulis minggu lalu, hidup itu pendek. Cepat atau lambat kematian akan mendatangi kita semua. Itulah kenapa kita harus menggunakan waktu kita di dunia ini dengan baik dan melakukan sesuatu yang berarti. Nah, pertanyaannya adalah apa itu artinya melakukan sesuatu yang berarti? Apakah itu berarti keluar dari pekerjaan kantor lo yang super membosankan dan mengikuti sebuah organisasi nil laba yang berusaha untuk menyelamatkan dunia? Apakah itu berarti belajar karate dan menciptakan kostum kelelawar untuk melawan kejahatan? Well, nggak juga. Jawaban dari pertanyaan itu jauh lebih sederhana dari dugaan lo. Melakukan sesuatu yang berarti bisa ditafsirkan sebagai menemukan sebuah pekerjaan yang berarti… Coba pikir sejenak. Kita akan menghabiskan ⅓ waktu kita di dunia ini bekerja. Dalam konteks ini, pekerjaan itu sendiri bisa berarti pekerjaan yang dibayar atau tidak dibayar seperti mengasuh anak atau memimpin sebuah organisasi sosial. Jika lo adalah seperti kebanyakan manusia di dunia ini, ini adalah…

Melewatkan tidur adalah ide yang buruk. Tentu, anda akan mendapatkan lebih banyak waktu sekarang, namun anda akan membayar harganya nanti: anda akan menghancurkan kreativitas, moral, dan karakter anda beberapa hari kedepan. Sekali-kali, mungkin anda bisa begadang untuk mengerjakan tugas-tugas anda jika memang terpaksa. Namun jangan buat begadang sebagai sebuah kebiasaan. Jika anda terus kurang tidur, akibatnya bisa fatal: Keras Kepala: Saat anda sangat lelah dan merasa ngantuk, sepertinya lebih mudah untuk memaksakan dan mendorong kehendak anda ketimbang memikirkan dampak keputusan  anda. Tujuan akhir anda adalah sebuah fatamorgana dan anda akan berjalan di padang gurun dalam waktu yang lama. Kekurangan kreativitas: Kreativitas adalah salah satu hal pertama yang akan hilang saat anda kurang tidur. Apa yang membedakan orang-orang yang sepuluh kali lipat lebih efektif dari orang-orang biasa bukanlah karena mereka bekerja sepuluh kali lipat lebih keras, namun karena mereka menggunakan kreativitas mereka untuk menemukan sebuah solusi yang memerlukan 1/10 tenaga mereka.…

Mari kita hadapi kenyataan bahwa jika anda tidak bisa membuat orang merasa nyaman, anda tidak akan memiliki banyak teman atau mempunyai pacar. Membuat seseorang merasa nyaman saat ia sedang bersama anda adalah langkah pertama dalam setiap proses hubungan manusia, entah itu berbicara dengan wanita paling cantik di bar, mencoba membuat teman baru, atau meminta bos anda untuk menaikkan gaji anda. Namun, jika anda tidak bisa membuat lawan bicara anda merasa nyaman, anda tidak akan mendapatkan apa yang anda inginkan. Setiap tips yang saya tulis ini tidak hanya berguna untuk menarik lawan jenis, namun juga untuk menemui orang baru. Di bisnis, acara networking, liburan, di toko, dimanapun, kapanpun. Apakah seseorang merasa nyaman dengan anda atau tidak bukanlah sebuah kecelakaan. Hal itu adalah sesuatu yang bisa anda kendalikan. Berikut ini adalah sebuah teknik yang bisa anda gunakan saat anda memutuskan untuk pergi ke bar atau mengajak bicara orang yang berdiri di depan…

Jika ada satu gerakan yang setiap pria dan wanita di dunia ini harus dukung, hal itu adalah: Kita harus belajar untuk menerima perbedaan satu sama lain. Artinya kita harus bisa menghargai perbedaan yang terdapat di setiap DNA umat manusia, berempati dengan semua orang, dan memerangi diskriminasi. Keindahan perbedaan Manusia adalah makhluk paling unik di dunia ini. Seks, etnisitas, ras, agama, nasionalitas, seksualitas, filosofi dan gaya hidup. Perbedaan kita tidak ada habisnya. Namun, pada dasarnya, kita semua adalah satu spesies yang sama. Kita mengalami kebahagiaan dan kecemasan yang sama di dalam hidup dan kita semua menginginkan sesuatu yang sama, untuk bahagia dan merasa terpenuhi. Kesakitan dan kegembiraan kita mempersatukan kita, namun perbedaan kita membuat kita unik. Itulah yang membuat anda dan saya orang-orang yang spesial. Seseorang yang tidak ada duanya dan tidak akan ada lagi.   Masalah Perbedaan kehidupan kita ini merupakan sesuatu yang indah, namun banyak orang di dunia ini…

“Kita biasanya melewatkan kesempatan karena kesempatan itu biasanya terlihat seperti sebuah masalah.” – Thomas A. Edison Gandhi tidak berjuang untuk kemerdekaan India. Kerajaan Inggris yang melakukan semua pertarungan dan perjuangan kemerdekaan India. Itulah bagaimana kerajaan Inggris kehilangan India. Tentu semua itu sudah direncanakan. Kampanye satyagraha Gandhi dan demonstrasi halus yang ia lakukan menunjukkan bahwa tindakan itu ternyata banyak artinya.  Bertindak bukan berarti harus selalu bergerak maju. Tindakan juga bisa berarti berdiam dan menunjukkan ketenangan dan kesabaran di tengah kesulitan. Tindakan juga bisa berarti berpegang teguh pada pendirian kita. Terkadang anda harus menyelesaikan masalah anda bukan dengan menyerang masalah itu, tapi dengan berserah dan membiarkan masalah itu menyerang anda. Anda dapat memanfaatkan tindakan negatif orang lain untuk melindungi atau bahkan menguntungkan diri anda sendiri. Gandhi yang tidak mempunyai kekuatan atau pengaruh apapun dibandingkan Kerajaan Inggris menggunakan kelemahannya dan menunjukkan tirani Kerajaan Inggris kepada dunia. Ia berkata kepada negara dengan kekuatan militer tertinggi,…